Hal itu disampaikan Camat diwakili Sekcam Tanah Jawa pada rapat Musrenbang Nagori Marubun Jaya Kec. Tanah Jawa Kab. Simalungun di balai nagori Marubun Jaya, Kamis (7/1). Dikatakan, realiasasi penerimaan PBB tahun 2020 hingga akhir Desember hanya 49,1 % dari yang ditetapkan sebesar Rp. 703.611.072,-.
“Hampir seluruh nagori (desa) di kecamatan Tanah Jawa realisasi penerimaan PBB tidak mencapai target, bahkan banyak yang dibawah 50 %, “ keluh Sekcam seraya menyatakan hanya satu nagori yang bisa memperoleh penerimaan hingga 89 % yakni nagori Parbalogan. Untuk itu camat menghimbau para pangulu untuk bekerja keras bisa menarik pajak dari masyarakat sehingga realisasi penerimaan PBB bisa ditingkatkan pada awal tahun 2021.
Nagori Marubun Jaya hanya mampu mengumpulkan 46,9 % dari beban target sebanyak Rp. 59.162.314,-. Sementara gamot Huta Hataran Jawa I Marubun Jaya, Adis Imron mengaku kesulitan mengutip PBB dari masyarakat pada tahun 2020 ini. Menurutnya banyak wajib pajak menyatakan tidak mampu membayar akibat pandemi covid-19.
Kepala UPT Pendapatan Kecamatan Tanah Jawa Aminuddin menyatakan siap membantu para gamot di lapangan untuk meningkatkan persentase penerimaan pajak bumi dan bangunan khusunya di Kecamatan Tanah Jawa. (SW)












Komentar