BELAWAN- realitasonline.id | Banjir kembali melanda kawasan Kota Medan, Sumatera Utara setelah hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada Sabtu (26/12/2020) dini hari. Hujan juga memicu debit air Sungai Deli naik ke permukaan dan merendam ratusan rumah warga dan jalan raya.
Pantauan realitasonline.id, Minggu (27/12/2920), Banjir masih terjadi di dekat Jembatan Aloha hingga sore, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Air meluap hingga ke badan jalan. Pengguna jalan terpaksa menggunakan jalur satu arah untuk menghindari banjir.
Air juga merendam Taman Maharani dan menggenangi jalur Jalan Medan – Belawan. Tampak jalur lalulintas tersendat hingga terpaksa dialihkan ke arah sebaliknya.
Menurut warga yang kerap melintasi jalan, Banjir ini sangat jarang terjadi. Hujan deras sejak Jumat malam hingga ke pagi menjadi penyebab utama banjir.
“Biasanya air gak sampai ke jalan raya, baru dua kalilah terjadi selama setahun ini, sebelumnya kemarin itu saat Banjir bandang namun ini tidak begitu parah seperti yang pertama saat Banjir bandang yang hampir membuat jembatan Aloha roboh,” kata Thoha.
Thoha berharap, kepada pemerintah setempat agar bisa membenahi sungai yang berada di lingkungan sekitar untuk mengorek lebih dalam lagi sungai, atau membuat benteng yang lebih tinggi. Hal ini dimaksudkan agar air dari Sungai Deli tidak meluap ke badan jalan.
Selain itu, dari arah Medan menuju Belawan tepatnya di kawasan Tanjung mulia Banjir juga menggenangi jalan raya. Banjir mulai dari arah lampu merah Pulo Brayan hingga rumah sakit Marta Friska.
Warga diminta mencari jalan alternatif guna menghindari lokasi Banjir agar tidak menghambat aktifitas.
Oleh karena itu masih Tingginya intensitas curah hujan sejak 3 bulan belakangan ini masyarakat diimbau agar berhati-hati dan waspada.
Sementara Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BKMG) Kota Medan menghimbau kepada masyarakat kota Medan dan sekitarnya agar lebih berhati-hati. Menurut pengamatan, akan terjadi cuaca ekstrim terhitung hari ini hingga besok.
“Potensi Hujan sedang-lebat disertai angin kencang dan petir di wilayah Medan dan sekitarnya masih dapat terjadi hingga akhir Desember 2020,” katanya. (AH)












Komentar