oleh

Ketua LPKAN Sumut Minta Aktifitas PT SMGP Diberhentikan

MANDAILING NATAL – Adanya korban 5 orang yang meninggal dan puluhan orang dirawat dirumah sakit umum Panyabungan,menurut dugaan sementara diakibatkan kebocoran pipa gas milik PT SMGP. Menanggapi musibah tersebut, Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pelatihan Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Sumut, Ahmad Fauzan, S.Sos, M.Si yang juga selaku Putra Daerah Mandailing Natal (Madina) meminta kepada pemerintah Mandailing Natal (pemkab Madina) agar memberhentikan aktivitas PT. SMGP.

BACA JUGA:  Awali Ops Antik Toba 2021, Reskrim Kualuh Hulu Bekuk Tiga Pemakai Sabu

Kemudian Fauzan juga meminta agar kejadian ini diusut tuntas guna mengetahui apa sebenarnya penyebab kejadian terjadinya kebocoran gas ini dari PT. SMGP dan juga mengungkap persoalan yang sebenar-benarnya tanpa ada yang ditutup-tutupi.

“Jika benar akibat kelalaian pekerja, hal ini berarti SMGP tidak bekerja sesuai SOP yang ada, dan harus mempertanggungjawabkannya,” tegasnya.

Beliau juga meminta agar Pemkab Madina tidak boleh tinggal diam. Pemkab harus mengambil langkah-langkah tegas seperti menghentikan aktifitas PT SMGP untuk sementara. DPRD dan Pemkab Madina membentuk tim investigasi.

BACA JUGA:  Plh Wali Kota Medan Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik di Sumatera Utara

Tindak Tegas PT SMGP

Menindak tegas PT SMGP, baik itu berupa pencabutan izin perusahaan apabila terbukti. Serta menuntut PT tersebut dengan membayar ganti rugi atas semua korban akibat kelalaian tersebut.

Saya juga sangat setuju dengan pernyataan ketua DPRD Madina yang menyatakan ‘Tidak ada satupun perusahaan di Madina yang tidak bermasalah’. Maka langkah-langkah tegas harus segera diambil Pemkab Madina. Agar tidak terjadi hal serupa baik oleh PT SMGP maupun perusahaan lain yang beroperasi di Madina.

BACA JUGA:  Kodrat Shah: Kader Pemuda Pancasila Harus Patuhi Aturan Organisasi

“Keselamatan Rakyat jauh lebih penting daripada kerugian materi,” paparnya.

Fauzan juga menambahkan, atas kejadian kelalaian perusahaan yang telah menelan 5 korban jiwa dan,… Selanjutnya Baca di www.topmetro.news

Komentar

News Feed