DELISERDANG – Seratusan warga yang mayoritas terdiri dari emak emak mengamuk dan menghancurkan alat judi permainan tembak ikan di Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang, pada Jum’at (01/10/2021) siang. Warga yang sudah lama kesal menghancurkan sejumlah alat permainan judi tembak ikan, sementara pengelola dan pemain judi ketangkasan berlarian menyelamatkan diri.
Salah seorang emak-emak bernama Ijah, yang ikut berdemo mengatakan kalau mereka sudah sangat kesal dengan aktivitas permainan judi tembak ikan di kampung mereka. Tindakan mereka kali ini adalah puncak kekesalan, karena sudah lama protes warga ini tidak pernah didengarkan pihak terkait.
“Tempat judi ini merusak mental masyarakat di kampung ini, sudah tidak ada lagi yang mereka takuti. Mereka buka judi di tempat umum, sementara tidak ada pihak-pihak yang mau menertibkan lokasi perusak moral masyarakat ini, maka biar kami mamak-mamak yang nutup,” ujarnya
Informasi yang diperoleh, sekira pukul 14.00 WIB, massa mendatangi lokasi pertama permainan judi ikan di Dusun II Desa Paluh Sibaji tepatnya di Rumah UB alias Udin, selanjutnya warga menuju ke Dusun III Desa Paluh Sibaji dan menghancurkan 3 unit meja game ketangkasan tembak Ikan yang berada di rumah milik AP. Dilanjutkan mengamankan tiga Unit meja tembak Ikan yang berada di Dusun II Desa Pantai Labu Baru (Tenda Biru) yang berada di Rumah milik AY. Dan dilanjutkan menuju Dusun II Desa Denai Sarang Burung dan mangangkut dua mesin lainnya.

Terkait aksi protes warga ini, Kapolsek Pantai Labu Iptu Sopar Sitorus saat dikonfirmasi via seluler belum bersedia memberikan keterangan persnya. Okemedan.com – hy











Komentar