Penyerahan secara simbolis itu langsung dipimpin Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT bertempat di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Abdya, Selasa (2/3).
Pengangkatan PPPK tersebut berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja sebagai amanat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2019 tanggal 13 Februari 2019 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja serta Surat Menpan RB Nomor : B/013/FP3K/M.SM.01.00/2019 tanggal 4 Februari 2019 tentang Pengadaan PPPK Tahap I Tahun 2019.
Kepala Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Abdya drh. Cut Hasnahnur mengatakan, PPPK yang dilantik hari ini berasal dari penyuluh pertanian dan guru yang telah mengabdi semenjak tahun 2005 atau 16 tahun lebih mengabdi di daerah.
“Dari 191 orang pendaftar, 127 orang yang memenuhi syarat administrasi dan setelah proses seleksi ujian CAT UNBK yang dilaksanakan pada bulan Maret 2019 lalu, dan yang berhasil lulus sejumlah 58 orang terdiri dari Guru 23 orang dan Penyuluh Pertanian sejumlah 35 orang” sebut Cut Hasanah.
Tenaga PPPK yang dilantik hari ini akan dikontrak selama lima tahun dan bisa diperpanjang sesuai dengan peraturan daerah, juga dilihat dari kemampuan anggaran daerah serta kinerja perorangan. “Nanti akan kita evaluasi kembali setelah lima tahun sesuai dengan kondisi anggaran,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu juga, Wabup Abdya Muslizar MT dalam sambutannya menghimbau kepada PPPK yang telah menerima SK pengangkatan untuk tetap menjaga kinerja sebagaimana janji awal pada saat masih jadi pegawai honorer biasa, tetap berkomitmen, tetap bersemangat sebagaimana dulu ketika mengabdi.
“Hari ini merupakan momentum yang luar biasa karena sudah lama tertunda, karena daerah harus menunggu peraturan tentang gaji dan tunjangan dari pusat terlebih dulu,” katanya.
“PPPK dan PNS sama saja, hanya membedakan adalah tidak adanya pensiun” sambung Wabup Muslizar.
Lebih lanjut, ia menghimbau kepada PPPK penyuluh pertanian untuk tetap semangat membantu pemerintah dalam mencapai target pertanian kedepannya di Abdya. Dimana, pertanian merupakan sektor utama yang diinginkan demi peningkatan ekonomi masyarakat.
Kepada PPPK dari tenaga Guru Wabup Muslizar berpesan untuk memberikan inovasi dalam dunia pendidikan di Abdya, karena anak-anak adalah masa depan negara.
“Sekarang kita sudah dihadapkan dengan media sosial yang menjadi ancaman baru dalam dunia pendidikan. Maka dari itu, perlu kita jaga dan kontrol secara bersama,” pungkasnya.
Acara itu juga turut dihadiri sejumlah kepala SKPK dan tamu undangan lainnya (ZA)












Komentar