Tenaga kesehatan di puskesmas Silangit, Senin menerima suntikan vaksin covid-19, orang pertama divaksin sinovac adalah dr Lamtiur Sihombing KUPT Puskesmas.
Kata Latiur ketika dikonfirmasi media, ia tampil pertama menerima suntikan untuk memotivasi tenaga kesehatan dijajarannya yang layak menerima vaksin untuk tidak ragu.
Diawal, kita memotivasi tenaga kesehatan untuk tidak ragu sebab vaksin sinovac aman, suci dan halal,pungkas Lamtiur,seraya tambahkan kegiatan vaksinasi berjalan sesuai protokol kesehatan.
Selepas menerima suntikan vaksin sinovac, Lamtiur mengatakan, vaksin ini merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penularan covid -19.
Untuk itu ia berharap masyarakat silangit bersabar guna mendapat vaksinasi sinovac , tetaplah disiplin mematuhi protokol kesehatan dengan cara mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.
Lamtiur Sihombing merinci, jumlah tenaga kesehatan jajaran Puskesmas Silangit yang terdata dalam Pcare sebayak 59 orang, dan yang hadir sebanyak 56 orang.
Dari hasil tahapan pemeriksaan kesehatan oleh petugas yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 sebanyak 31 orang , 6 orang ditunda untuk mendapatkan vaksin,disebabkan menderita penyakit ispa, gastritis,hipertensi dan asma.
Sementara 19 orang tenaga kesehatan dari seluruh petugas dijajaran Puskesmas Silangit tidak diperbolehkan mendapatkan vaksinasi disebabkan beberapa faktor seperti, penyakit diabetes militus,penyakit jantung, tiroid, autonium,ibu menyusuì , ibu hamil dan rìwayat kontak penderita covid-19.
Petugas yang melaksanakan proses vaksinasi sebanyak 12 orang dan petugas penyuntik vaksin sinovac , Asni Manalu,Rusmina Aritonang,Tio Simaremare dan Aci Sianipar,terang Lamtiur. (MN)












Komentar