oleh

Ditengah Pandemi Pengusaha Grosir Tetap Jaya, Kok Bisa?

MEDAN – realitasonline.id | Penyebaran virus corona telah mengubah banyak rencana dan situasi perekonomian Indonesia, termasuk di Kota Medan Sumatera Utara.

Namun, di tengah pandemi pasar grosir  di Pusat Pasar Medan Mall  Sumatera Utara tetap berjalan lancar. Amatan penulis, Rabu (27/1/2021), terlihat seperti pasar grosir di kawasan Medan Mall ini tetap buka dan sejumlah pengusaha grosir tidak mengalami kerugian yang signifikan.

Seperti yang dialami oleh Dedi Siregar (41) seorang pengusaha grosir selimut. Ia merasa sanggup untuk menjalankan usahanya. Ia mengambil pasokan barang dari Bandung berkisaran Rp 400 juta perbulannya. Ia juga sunggup menyewa kiosnya seharga Rp.25 juta pertahun, dan mempekerjakan 3 orang karyawan dengan gaji Rp.2 hingga Rp.3 juta perbulan.

Sistem penjualan yang dilakukan oleh Dedi Siregar tidak hanya berharap dari orang untuk datang ke tokonya langsung. Tapi, ia juga melakukan sistem penjualan online. Setiap harinya ia melakukan pengiriman ratusan barang ke kota-kota besar di Sumatera Utara, seperti Sidikalang, Siantar, Padangsidimpuan dengan perputaran biaya sekitar Rp.12 sampai Rp.15 juta perhari.

BACA JUGA:  GM KB FKPPI Sumut Bagikan Masker kepada Masyarakat

“Kalau ditanya soal rugi, ya kami juga merasakan rugi setelah adanya Covid ini, ruginya itu karena ada sebagian pelanggan-pelanggan grosir kami yang tutup usaha karena tidak banyak pembeli yang datang langsung ke toko mereka. Saat ini orang kebanyakan berbelanja online ketimbang datang langsung ke toko mereka ” ujar Dedi Siregar.

BACA JUGA:  Tabrakan Beruntun di Jalinsum Tebing Tinggi Akibat Truk Rem Blong, Tiga Kendaraan Ringsek

Pengirim: Radja Pasaribu

Komentar

News Feed