oleh

Alumni SMA Budi Mulia Siantar akan Adakan Bakti Sosial untuk 1.000 Masyarakat

Alumni SMA Budi Mulia Siantar akan Adakan Bakti Sosial untuk 1.000 Masyarakat

Pematangsiantar – Alumni SMA RK Budi Mulia Pematangsiantar akan mengadakan Bakti sosial untuk 1.000 orang masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (22/5/2026) di Halaman SMA RK Budi Mulia, Jl. Melanton Siregar, Pematangsiantar.

Bakti sosial alumni SMA Budi Mulia ini dilakukan dalam rangka Jubileum 100 Tahun Kongregasi Bruder Budi Mulia di Indonesia.

BACA JUGA:  Kurir 5 Kg Sabu Menyesal, Baru Terima Rp3 Juta dan Pembelinya Ternyata Petugas

Kegiatan bakti sosial ini berupa pemeriksaan kesehatan yakni gula darah, kolesterol, dan asam urat. Panitia bekerja sama dengan 19 puskesmas yang ada di Siantar dan Rumah Sakit Harapan.

Setelah diperiksa, masing-masing masyarakat akan mendapatkan sembako berupa beras, minyak goreng, dan gula.

Menurut Dr. dr. Reinhard Hutahaean, Sp.F, kegiatan ini bekerja sama dengan Pemko Pematangsiantar dan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi rencana akan hadir dalam kegiatan ini.

BACA JUGA:  Polri Kerahkan 3000 Personel Amankan KTT ke-43 ASEAN, Situasi Aman dan Kondusif

“Kita mengundang 1.000 masyarakat yang relatif kurang mampu melalui pembagian kupon untuk ikut dalam kegiatan ini,” kata Reinhard.

Dia mengatakan kegiatan ini lebih pada berbagi terhadap sesama dari alumni SMA Budi Mulia untuk masyarakat Siantar.

“Tujuan kegiatan ini hanya untuk berbagi terhadap sesama dari alumni SMA Budi Mulia untuk masyarakat Siantar. Seluruh dana kegiatan ini juga berasal dari seluruh alumni Budi Mulia yang ada di seluruh dunia,” ujarnya.

BACA JUGA:  FKDM Sumut Dorong Pemerintah Kabupaten dan Kota Aktifkan Kembali Siskamling

Menurut dokter forensik yang bertugas di RSUD dr. Djasamen Saragih ini, kegiatan bakti sosial ini juga bagian dari partisipasi alumni mendukung program pemerintah terutama dalam pemeriksaan kesehatan terhadap masyarakat.

“Karena itu kita bekerja sama dengan Pemko Siantar dalam hal ini Dinas Kesehatan dan seluruh 19 puskesmas yang ada,” kata dr. Reinhard. []

News Feed