Kadis Pendidikan Sidimpuan Terima Audensi, Anindya Nayyara Tambunan Putri Heritage Junior Sumut 2024
Padangsidimpuan – Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan Ahmad Hariri Hasibuan, S.STP, M.Sp terima audensi “Putri Heritage Junior Sumut 2024 Anindya Nayyara Tambunan”, di ruangan kerjanya, Senin (20/05/2024).
Kepala Sekolah SD IT Nurul Ilmi Parkumpulan Siregar, S.Pd menjelaskan, Anindya Nayyara Tambunan sebagai satu – satunya perwakilan Sumut untuk menuju “Grand Finalis Putra Putri Heritage Indonesia 2024 dan Lomba Tari Kreasi Nusantara tingkat nasional” yang di adakan di Jakarta 24 sd 26 Mei 2024, ucapnya.
Diutarakannya, dengan pertemuan ini kiranya dapat memotivasi dan menginspirasi semangat serta meningkatkan percaya diri anak – anak yang akan mengikuti perlombaan. Karena pihak sekolah akan selalu bersedia mendukung anak-anak yang berani tampil dan berprestasi untuk dapat membawa nama baik sekolah dan Kota Padangsidimpuan di tingkat provinsi maupun nasional, jelas Parkumpulan Siregar, S.Pd.
Dalam kesempatan itu Kadis Pendidikan Ahmad Hariri Hasibuan, S.STP, M.Sp menyampaikan, sangat mengapresiasi dan mendukung kepada anak anak berprestasi yang akan mengikuti lomba dalam waktu dekat ini.
Karna pendidikan bukan hanya akademik tetap harus ada juga non akademik atau keterampilan yang lain.
Perlu diingat, “tetapi belajar juga tetap harus dijaga jangan sampai ketinggalan pelajaran di sekolah”. Karena
nilai akademik tetap sejalan dengan nilai non akademik sesuai minat atau hobi yg diminati. Tetapi ini dapat tercapai tidak terlepas dari dukungan dari kedua orang tua anak atau murid, sebut Hariri.
Anak Hebat dan Mantap
Dari sekian ribu anak yang ada di Kota Padangsidimpuan anak anak ini sudah termasuk anak yang hebat dan mantap karna sangat berani tampil di tingkat provinsi dan nasional untuk membawa nama baik Kota Padangsidimpuan, pungkasnya.
Hariri juga berpesan kepada anak-anak yang akan mengikuti lomba, “jangan sampai meninggalkan sholat”, gak usah takut nanti makeup rusak maka harus pintar-pintar mengatur waktu pada saat mengikuti perlombaan. Karna sholat itu untuk bekal anak-anak untuk di dunia dan akhirat, tegasnya. (**)











