oleh

Satu Orang Pekerja Pabrik Es Krim Tewas Tertimpa Atap Gudang Dua Lainnya Kritis

BELAWAN – Satu dari tiga pekerja tewas dan dua lainnya luka serius usai tertimpa atap gudang pabrik es krim di Jalan Aluminium Raya Lingkungan IX Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (19/11/2020).

Informasi dihimpun, korban tewas diketahui bernama Gunawan warga Jalan Alfaka Raya Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli. Dua pekerja lainnya belum diketahui identitasnya, alami luka dan mendapat perawatan intensif di rumah sakit terdekat.

Menurut salah seorang pekerja yang enggan di sebutkan namanya, mengatakan, jika sebelum kejadian naas itu, ketiganya tengah memilih es krim yang akan mereka bawa pulang untuk anak-anak dan keluarga. Es krim tersebut mereka pilih, yang masih layak untuk dikonsumsi.

BACA JUGA:  Polres Padangsidimpuan Jaring 52 Motor Knalpot Bising

“Ketiga korban lagi mau bawa pulang es krim. Es krim yang masih bisa di makan untuk dibawa pulang,” tuturnya.

Pria tersebut menyebutkan, jika es krim tersebut memang tak lagi untuk dijual. Pihak pabrik PT Alpen Food Industry yang memproduksi es krim merk Aice itu pun biasanya tak akan menjualnya. Saat ketiga pekerja pabrik memilih es krim itulah, tiba-tiba atap gudang rubuh menimpa ketiganya hingga akhirnya Gunawan tewas.

BACA JUGA:  Poldasu Gelar Operasi Keselamatan Toba 2021

“Ternyata bangunannya rubuh,” sebutnya.

Seketika ketiganya pun tertimpa. Pekerja lain pun langsung melarikan ketiganya ke Rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Namun, Naas nyawa Gunawan tak terselamatkan. Sedangkan dua pekerja lainnya kritis. Jasad Gunawan pun dibawa kerumah duka Jalan Alfaka Raya Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli.

Tewasnya Gunawan ini, menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Karena Gunawan merupakan tulang punggung keluarga. dan kejadian ini meninggalkan satu orang istri dan seorang anak perempuan.

BACA JUGA:  Tim Tabur Kejatisu Tangkap DPO Korupsi Perencanaan Peta Bencana di BPBD Sumut

Ayah korban Gunawan, Marzuki mengatakan, proses pemakaman terhadap anaknya akan berlangsung besok. Dikatakannya pihak perusahaan akan bertanggungjawab atas kejadian tersebut dan perwakilan perusahaan telah datang bertemu dengan keluarga.

“Pagi tadi pihak perusahaan sudah datang lalu membicarakan mengenai pertanggungjawaban ini. Tapi, katanya lagi urus korban yang sedang kritis juga,” katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Andi R saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini, … Baca Selanjutnya di: realitasonline.id

Komentar

News Feed