oleh

Kasus Medis Langka Terjadi Lagi, Bayi Lahir 3 Alat Vital

VIRAL – Kasus medis langka terjadi lagi, tapi kali ini di Irak. Kasus medis langka dialami bayi laki-laki yang baru saja lahir di negeri itu. Bayi dimaksud terlahir dengan tiga alat vital dan menjadi yang pertama di dunia.

Seperti dilansir Indian Express, kondisi bayi dengan tiga alat vital itu disebut dengan nama triphalia yang berarti tiga alat kemaluan. Kondisi itu belum pernah dilaporkan oleh manusia selama ini.

Menurut para dokter, pasien itu memiliki presentase yang unik dan tidak ada kasus identik. Tim yang dipimpin oleh Dr Shakir Saleem Jabali menyebut sang bayi menjadi manusia pertama yang lahir dengan penderitaan tiga alat vital tersebut.

BACA JUGA:  Andar GACD Situmorang: Najwa Shihab Bisa Dipenjara 5 Tahun

“Triphallia adalah kondisi manusia yang tidak dilaporkan sampai sekarang. Pasien dengan kondisi ini memiliki presentasi yang unik dan tidak ada kasus yang identik,” kata Dr Shakir di International Journal of Surgery Case Reports.

Bayi itu dilaporkan lahir tiga bulan lalu di Duhok, bagian utara negara Iran. Temuan itu berawal dari laporan orang tua bayi.

BACA JUGA:  Kebakaran di Tembung Ludeskan Rumah Warga

Orang tuanya menemukan ‘dua tonjolan kulit’ di dasar skrotum bayi mereka. Kebingungan, mereka langsung membawa anak mereka ke dokter.

Bukannya mendapat jawaban, para dokter pun tak kalah bingung dengan kondisi itu. Apalagi, mereka akhirnya menyadari bahwa ‘tonjolan’ itu adalah tiga alat vital.

Salah satu berukuran 2 cm sedangkan yang lainnya berukuran 1 cm. Namun, hanya 1 alat vital yang berfungsi.

Kondisi itu kini menjadi tantangan dalam dunia medis. Meski tidak berbahaya, namun kelainan tiga alat vital itu dapat menyebabkan komplikasi kesehatan.

BACA JUGA:  Adaptasi Kebiasaan Baru, Tetap Produktif dan Cegah Covid-19

Di antaranya masalah pencernaan dan saluran kemih. Karena itu, tim dokter masih mencari cara untuk mengatasi kelainan itu.

“Perawatannya sulit karena mengandung aspek medis, etika, dan kosmetik. Tim multidisiplin gabungan diperlukan untuk manajemen dan tindak lanjut jangka panjang diperlukan,” jelas Dr Shakir.
“Eksisi atau rekonstruksi alat vital duplikat diperlukan tergantung,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed