oleh

Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing, Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla

Rakor dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) Pemerintah,dihadiri Bupati Tapsel diwakili Asisten I Setdakab Tapsel Hamdan Zen Harahap, SH, Kapolres Tapanuli Selatan AKBP. Roman Smaradhana Elhaj, SH, S.Ik, MH, Danyon Brimob Detacemen C Tapsel, Kalak BPBD Tapsel H. Ilham Suhardi, SH, Kadis Satpol PP Tapsel Zulkifli Harahap, para Kapolsek, Danramil dan Camat se Tapsel.

Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing S.I.P menyampaikan, mengingat sebentar lagi akan memasuki musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung pada awal bulan April, sehingga perlu upaya kita bersama dalam rangka melakukan pencegahannya

” Kegiatan ini merupakan langkah lanjutan kita untuk meminimalisir pencegahan Karhutla, sehingga dengan dilaksanakan Rakor ini kita dapat menemukan solusi dalam rangka mencegah Karhutla di tahun 2021 dan kirannya agar kita bersama-sama mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran pada musim kemarau nanti. Saya berharap agar tahun ini tidak terjadi musim kemarau yang berkepanjangan, sehingga mudah untuk kita mengatasinya, ” ungkap Dandim

BACA JUGA:  Banyak Yang Absen, Latihan Perdana Persija Di Ikuti 23 Pemain

Dandim juga menyampaikan, permasalahan Karhutla dapat muncul dimana faktor cuaca panas menjadi pemicu terjadinya kebakaran, ditambah lagi pembukaan lahan dengan cara dibakar adalah penyebab utama permasalahan tersebut

” Kita harus tanggap terhadap titik api sekecil apapun karena apabila api sudah membesar maka akan sangat sulit untuk dipadamkan, Begitu juga dampak kerugian ekonomi akibat dari karhutla, ” katanya.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP. Roman Smaradhana Elhaj, SH, S.Ik, MH, mengucapkan terima kasih kepada para peserta Rakor yang hadir dalam pertemuan tersebut dalam rangka mengantisipasi Karhutla dan bencana alam di wilayah hukum Polres Tapsel.

BACA JUGA:  Media Siber Daerah Rame-Rame Tolak KPCPEN Kominfo

” Diharapakan, dengan kegiatan ini dapat menjadi sarana evaluasi dan koordinasi, khususnya terkait dengan pencegahan dan penanganan Karhutla serta melakukan tindakan pencegahan sebelum hal tersebut terjadi diwilayah kita, sehingga apa yang kita harapkan dapat berguna bagi pembangunan nasional dan perlindungan terhadap hutan dimasa yang akan datang, ” kata Roman.

Disebutkannya, banyak masyarakat yang tidak mengetahui kemana harus melaporkan, apabila ada terjadi bencana baik banjir, kebakaran, longsor, dll, karena tidak adanya nomor kontak yang harus dihubungi. Untuk itu Kapolres berharap agar dapat menyiapkan satu nomor kontak Satuan Tugas (Satgas) yang dapat di hubungi.

” Apabila terjadi urgent dan apabila nomor kontak sudah disiapkan, kiranya nomor tersebut disosialisasikan atau diberitahukan hingga kepada seluruh aparat pemerintah terbawah yang ada di Kabupaten Tapsel, dan saya meminta para Camat agar membuat kegiatan prepemtif di wilayah masing-masing seperti membuat spanduk pencegahan pembakaran lahan dan kebersigan lingkungan, ” ujar Kapolres.

BACA JUGA:  Vaksin Upaya Serius Negara Melindungi Masyarakat

Bupati Tapsel diwakili Asisten I Setdakab Tapsel Hamdan Zen Harahap, SH mengatakan, terkait penanganan bencana3, disamping membentuk sukarelawan disetiap Kecamatan, untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla, Pemkab Tapsel juga aktif melakukan sosialisasi bahaya kebakaran kepada madyarakat.

” Kami juga aktif melakukan sosialisasi dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat di Kabupaten Tapsel untuk antisipasi bencana khususnya kebakaran yang sering terjadi, ” kata Hamdan Zen. (RI)

Komentar

News Feed