Dari sembilan warga penderita kanker, tunanetra serta disabilitas, ada satu yang membuat Istri Bupati tersebut terhibur yakni Kurniawan Sitompul.
Bocah berusia tujuh tahun yang lumpuh sejak lahir disambangi Satika dikediamannya desa Lumbantonga Pahae Julu.
Dikediaman yang sangat sederhana berdindingkan papan didampingi Ibunya Reini Sibarani, Kurniawan melemparkan senyum saat Satika memberikan bantuan kepadanya.
Duduk dikursi roda, anak pertama dari empat bersaudara tersebut dikatakan Ibunya menderita lumpuh sejak lahir.
“Terima kasih Bu, kami sangat senang atas bantuan yang Ibu berikan, kami tidak bisa membalas hanya Tuhanlah yang membalas kebaikan Ibu,” ujarnya.
Reini mengatakan anaknya kemanapun harus duduk dikursi roda akibat kedua kakinya lumpuh,” Walaupun derita disandangnya cukup parah, namun Anak Saya tetap ceria Bu. Dan kami sudah menyekolahkannya di TK dan diantar jemput agar dia tidak ketinggalan dari teman seumurannya,” ujarnya.
Satika dalam kesempatan itu memberikan semangat dan salut bocah itu masih bisa tersenyum,”Semangat ya nak, doa Bunda agar kau tetap diberikan Tuhan kesehatan,” ucapnya sembari menyerahkan bantuan Sembako berupa Beras, Susu, Gula, Minyak Goreng, Masker, Kalender dan uang tunai.
Demikian juga diberbagai desa yang dikunjunginya guna berbagi tali asih diantaranya Hoknar Naipospos (61) penderita lumpuh warga Desa Lumbanjaen, Sabar Sinaga (27) warga Desa Pangurdotan penderita lumpuh layu, penderita tunanetra Gene Tambunan (56) , Dornauli Hutabarat (55) tunanetra dan Purnawan Manalu (55) tunanetra warga Desa Pantis, Lynciah Tambunan (43 ) warga Desa lobu pining pengidap lumpuh serta Heroik Panggabean Desa Simasom pengidap kanker darah.
Semua penderita tersebut dimotivasi dan diberi semangat Satika Simamora,” Yang sabar, Tuhan pasti akan berikan jalan dan mukzizat bagi mereka yang percaya,” ujarnya. (AS)












Komentar