oleh

Malam Pergantian Tahun, Warga Medan Tetap Ramai ke Lapangan Merdeka

MEDAN – Tradisi perayaan malam pergantian tahun di Lapangan Merdeka Medan yang berlangsung hampir setiap tahun agaknya tak mudah pupus dari masyarakat. Malam ini, kawasan yang menjadi titik nol Kota Medan ini diramaikan warga dari berbagai penjuru kota dan daerah di sekitar seperti Deli Serdang, Serdang Bedagai bahkan dari kota lain.

Pantauan di lokasi, kendati 4 ruas jalan menuju kawasan Lapangan Merdeka Medan sekitarnya ditutup, yaitu Jalan Balaikota, Jalan Bukit Barisan, Jalan Kereta Api, dan Jalan Pulau Penang ditambah Jalan Zainul Arifin Kampung Madras Medan, namun warga terus ramai datang ke kawasan Lapangan Merdeka Medan yang akrab disebut Lapmer oleh kalangan anak muda. Mereka datang untuk melewati momen malam pergantian tahun 2020-2021.

Tak pelak, puluhan petugas Polantas, Dishub Kota Medan dan Satpol PP hingga jelang tengah malam terus berupaya menghalau warga yang akan berhenti dan hendak berswafoto. Upaya menghalau itu untuk memecah timbulnya kerumunan massa.

Begitupun warga yang datang mengendarai kendaraan bermotor roda dua tak henti melintasi ruas Jalan Raden Saleh dan Jalan Balai Kota. Akibatnya terjadi kemacetan dan kepadatan.  Petugas pun tak mau membiarkan lama. Kendaraan kendaraan yang melintas dan parkir langsung dibubarkan.

BACA JUGA:  Peringatan Keras Bagi Pelaku Usaha tak Patuhi 3M

Selain petugas, dari mobil patroli kepolisian maupun dinas perhubungan petugas hilir mudik menghimbau kendaraan yang parkir di bahu agar segera meninggalkan lokasi, seraya menjelaskan bahwa malam tahun baru ini tidak ada sama sekal ,acara seperti tahun tahun sebelumnya.

Diperkirakan menjelang pukul 00.00 WIB warga akan semakin ramai daang.  “Kami biasanya kemari tiap malam tahun baru, macam gak pas kalok gak kemari, Bang walaupun ada Covid, ” kata Susan Nasution, 28, salah seorang warga. Ia datang bersama teman teman komunitas motornya.

BACA JUGA:  Syaiful Syafri ; Bangga Ketua DPW PKB Sumut H Sukhairi Nst Terbuka Untuk Semua Suku Dan Agama

Tapi ada juga yang kecewa setelah tahu ternyata tidak ada event pada malam tahun baru ini. “Pikir awak ada acara disini,” ujar Husin Lubis, 40, warga Bandarklippa Deli Serdang yang datang bersama istrinya. Ia mengira peraturan tidak boleh ada keramaian hanya di Jakarta pasca new normal. Padahal Kapolri, Pemerintah Sumatera Utara maupun Pemerintah Kota Medan serta Satgas Terpadu Covid-19 beberapa hari lalu sudah mengeluarkan maklumat dan  imbauan agar tidak menimbulkan kerumunan dalam sepekan ini. (dq/okemedan)

Komentar

News Feed