oleh

Pengajian Malam Minggu Masjid Agung Medan Kini Rutin Setiap Pekan

Pengajian Malam Minggu Masjid Agung Medan Kini Rutin Setiap Pekan

Medan — Pengajian malam Minggu di Masjid Agung Medan yang sebelumnya dijadwalkan dua kali sebulan, kini akan dilaksanakan rutin setiap pekan mulai Agustus 2025. Keputusan ini diambil setelah adanya koordinasi dan konsultasi intensif antara pengurus Badan Kenaziran dan BKM Masjid Agung Medan dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara.

Pengajian ini dimulai usai salat Magrib hingga menjelang salat Isya dan menghadirkan penceramah-penceramah yang kompeten dan memiliki kapasitas keilmuan yang memadai di bidang masing-masing. Pada pelaksanaan perdana Sabtu malam, 26 Juli 2025 lalu, kegiatan ini disambut antusias oleh jamaah dari berbagai kalangan.

Ketua Bidang Kemakmuran dan Pelaksanaan Ibadah BKM Masjid Agung Medan, H. Yuslin Siregar, yang juga menjabat Sekretaris Badan Kenaziran, membenarkan adanya peningkatan intensitas kegiatan pengajian tersebut, Kamis (31/7/25).

BACA JUGA:  Musa Idishah, Yuslin, Indra dan Chandra Konsisten Jaga Tradisi Nasi Berkah Jumat di Masjid Agung Medan

“Insya Allah, mulai bulan Agustus ini, pengajian malam Minggu kita laksanakan rutin setiap pekan. Ini adalah hasil komunikasi dan kesepakatan bersama dengan Dewan Masjid Sumut agar Masjid Agung semakin hidup sebagai pusat dakwah dan pembinaan umat,” ujar Yuslin di Medan, Jumat (1/8).

Untuk pengajian Sabtu malam Minggu, 2 Agustus 2025, yang akan datang, dijadwalkan mengisi tausiyah adalah Al-Ustadz M. Thalib Harahap, M.Ag, dengan mengangkat tema “Tiga Pengaruh Aqidah bagi Manusia”.

Menumbuhkan Ruh Masjid dan Spirit Iman

Pengajian malam Minggu ini bertujuan untuk menghidupkan suasana masjid di malam akhir pekan, sekaligus memberikan alternatif kegiatan rohaniah yang membangun bagi generasi muda dan keluarga muslim. Kegiatan ini juga menjadi medium penyegaran spiritual di tengah rutinitas pekanan.

BACA JUGA:  Rindu Masjid Agung, Kolonel Agus Suprapto Kembali Menyapa H Yuslin Siregar dan Sahabat Ibadahnya

Menurut Yuslin, pengajian malam minggu dirancang bukan hanya sebagai ruang ceramah satu arah, tetapi juga sebagai media dialog dan pembinaan akhlak serta aqidah umat, khususnya dalam menghadapi tantangan zaman yang kompleks.

“Masjid harus jadi pusat peradaban, bukan sekadar tempat salat. Dengan pengajian rutin, kita berharap bisa menghidupkan nilai-nilai Islam di hati umat,” tegasnya.

Manfaat Pengajian Rutin di Masjid

Pengajian berkala seperti ini memiliki banyak manfaat, antara lain:

Meningkatkan pemahaman agama secara benar dan kontekstual.

Menguatkan aqidah dan ketahanan moral masyarakat di tengah derasnya arus digital dan informasi.

Membangun komunitas umat Islam yang saling menasihati dalam kebaikan.

Mengisi malam akhir pekan dengan kegiatan yang bermakna dan menambah ilmu.

BACA JUGA:  Giat Rutin Jumat Barokah di Pewarta Polrestabes Medan, Bagikan Beras kepada Pengurus dan Anggota

Membiasakan anak-anak dan remaja dekat dengan masjid sebagai tempat belajar dan bersosialisasi sehat.

Dalam Islam, majlis ilmu seperti pengajian memiliki nilai sangat tinggi. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

> “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Pusat Dakwah, Bukan Sekadar Tempat Salat

Masjid Agung Medan, yang terletak di Jalan Pangeran Diponegoro, terus memperkuat fungsinya bukan hanya sebagai ikon arsitektur Islam di Sumut, tetapi juga sebagai sentra pembinaan keislaman yang moderat dan inklusif. Melalui kerjasama yang erat antara pengurus masjid dan Dewan Masjid, diharapkan kegiatan ini mampu menjadi magnet spiritual bagi masyarakat kota Medan dan sekitarnya.

News Feed