oleh

Sang Penakluk Muhammad Ali Cerita Saat Dihajar Mike Tyson

Legenda tinju kelas berat yang juga penakluk Muhammad Ali, Larry Holmes, menceritakan momen-momen penting saat melawan Mike Tyson di atas ring.

Larry Holmes merupakan petinju papan atas di kelas berat, tetapi namanya seolah terlupakan.

Padahal Holmes mempunyai rekam jejak sukses mengalahkan sosok tangguh di kelas berat seperti Muhammad Ali, Earnie Shavers, dan Leon Spinks.

Sebagai petinju yang pernah mengalahkan deretan top, sosok berjuluk The Easton Assassin itu kemudian mendapat tawaran untuk melawan Mike Tyson.

Tawaran tersebut datang langsung dari Don King, yang merupakan promotor tinju paling terkenal di era 1970-1990-an.

Motivasi untuk Holmes

Ada dua cara King membujuk Holmes supaya mau menerima melawan Tyson, yaitu uang dan motivasi.

King memberikan motivasi bahwa Holmes akan bisa mengalahkan Tyson di atas ring tinju.

BACA JUGA:  Gerindra Sumut Bagikan 1000 Takjil-Nasi Kotak Setiap Hari Selama Ramadan

Promotor yang terkenal dengan rambut kribo itu kemudian langsung memberi bayaran tunai tepat di hadapan Holmes.

“Dia berkata -ini dia. Dia memberi 500 ribu dolar AS (Rp7,1 miliar) di tangan saya. Tepat di ruang tamu rumah saya,” ucap Holmes.

Duel Holmes vs Mike Tyson

Pada akhirnya duel Holmes vs Tyson tercipta di Convention Hall, Atlantic City, New Jersey, Amerika Serikat, pada 22 Januari 1988.

Duel tersebut kemudian dimenangkan oleh Tyson yang sukses menumbangkan Holmes pada ronde ke-4.

Setelah pertarungan tersebut berakhir, Holmes mengingat betul mengenai pukulan sosok berjuluk Si Leher Beton itu.

“Astaga. Ia membuat saya terpukul. Apa yang Anda bicarakan tentang pukulan keras? Hei, itu pukulan yang sulit,” tutur Holmes.

Kesuksesan Tyson menghabisi Holmes membuatnya membayar lunas hutang kepada Muhammad Ali.

BACA JUGA:  Jalan Desa Kwala Gunung Penuh Rawa dan Berlumpur

egenda tinju kelas berat yang juga penakluk Muhammad Ali, Larry Holmes, menceritakan momen-momen penting saat melawan Mike Tyson di atas ring.

Larry Holmes merupakan petinju papan atas di kelas berat, tetapi namanya seolah terlupakan.

Padahal Holmes mempunyai rekam jejak sukses mengalahkan sosok tangguh di kelas berat seperti Muhammad Ali, Earnie Shavers, dan Leon Spinks.

Sebagai petinju yang pernah mengalahkan deretan top, sosok berjuluk The Easton Assassin itu kemudian mendapat tawaran untuk melawan Mike Tyson.

Tawaran tersebut datang langsung dari Don King, yang merupakan promotor tinju paling terkenal di era 1970-1990-an.

Motivasi untuk Holmes

Ada dua cara King membujuk Holmes supaya mau menerima melawan Tyson, yaitu uang dan motivasi.

King memberikan motivasi bahwa Holmes akan bisa mengalahkan Tyson di atas ring tinju.

BACA JUGA:  Tembus 1.081.487 Suara, Ustadz Dedi Iskandar Komit Pertanggungjawabkan Amanah

Promotor yang terkenal dengan rambut kribo itu kemudian langsung memberi bayaran tunai tepat di hadapan Holmes.

“Dia berkata -ini dia. Dia memberi 500 ribu dolar AS (Rp7,1 miliar) di tangan saya. Tepat di ruang tamu rumah saya,” ucap Holmes.

Pada akhirnya duel Holmes vs Tyson tercipta di Convention Hall, Atlantic City, New Jersey, Amerika Serikat, pada 22 Januari 1988.

Duel tersebut kemudian dimenangkan oleh Tyson yang sukses menumbangkan Holmes pada ronde ke-4.

Setelah pertarungan tersebut berakhir, Holmes mengingat betul mengenai pukulan sosok berjuluk Si Leher Beton itu.

“Astaga. Ia membuat saya terpukul. Apa yang Anda bicarakan tentang pukulan keras? Hei, itu pukulan yang sulit,” tutur Holmes.

Kesuksesan Tyson menghabisi Holmes membuatnya membayar lunas hutang kepada,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed