Pasien yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut langsung diisolasi di RSUD Dajasamen Saragih. Meski OTG (Orang Tanpa Gejala), petugas Satgas Covid 19 Siantar langsung melakukan penyemprotan disinfektan ke beberapa rumah warga yang dekat dengan pasien.
Juga melakukan Rapid test kepada kontak erat (keluarga). Guna mengantisipasi penyebaran covid di kota Pematangsiantar pada umumnya dan di lingkungan tempat tinggal pasien pada khususnya.
Demikian dikatakan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Siantar Daniel Siregar kepada wartawan, kemarin di Posko GTPP. “Pasien telah diisolasi, sedangkan kontak erat sudah di Rapid test dan hasilnya non reaktif,” jelasnya.
Sebelumnya pasien OTG bukanlah pendatang, hingga kini belum diketahui pasti bagaimana pasien terpapar Covid. Hingga saat ini kondisinya baik dan hanya diperlukan karantina, konsumsi vitamin dan pengawasan dari tenaga medis untuk 14 hati ke depan, sebut Daniel.
Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di Kecamatan Siantar Selatan, termasuk tempat yang pernah didatangi pasien, rumah, warung dan lainnya.
Penyemprotan disinfektan oleh petugas tentu saja menjadi perhatian masyarakat. Bahkan banyak asumsi negatif, namun pemerintah tetap menghimbau agar selalu mentaati protokoler kesehatan dan menjaga imunitas.
“Disiplin ikuti Prokes, karena pencegahan penyebaran Covid-19 harus dilakukan bersama sama. Bukan hanya menjadi tanggungjawab petugas, tapi lindungi diri sendiri, keluarga dan lingkungan dengan tetao memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak atau jangan berkerumun,” jelas petugas kepada warga.
Kita bisa bebas dari Covid jika displin Prokes dan ubah perilaku untuk hidup sehat dan menjaga diri sesuai Prokes, kata Daniel. (RH)












Komentar