oleh

RSUD Rantauprapat Akan Jadi RS Pendidikan, Ini Penjelasan dr Syafril Harahap SpB

LABUHANBATU – RSUD Rantauprapat direncanakan akan menjadi rumah sakit pendidikan bagi calon dokter dan disiplin ilmu lainnya. Penjelasan Direktur RSUD Rantauprapat Provinsi Sumatera Utara, dr Syafril RM Harahap SpB mengatakan saat ini managemen tengah mempersiapkan Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tersebut.

Dia menyebut, untuk merealisasikan rencana besarnya itu, managemen rumah sakit bersama pemerintah kabupaten terus berbenah diri di antaranya, dengan status tipe B, terus dilakukan pembenahan peningkatan infrastruktur, kelengkapan alat medis dan fasilitas pendukung lain.

“RS pendidikan ini untuk tingkat Kabupaten Labuhanbatu, meliputi tempat belajar calon dokter, para medis, penelitian, pelayanan pendidikan kedokteran, dokter gigi dan kesehatan multiprofesi lain,” kata dr Syafril RM Harahap SpB, kepada awak media di kantornya, Rabu (28/10/2020) pagi.

Dijelaskan Dr, Syafril, peningkatan status RSUD Rantauprapat yang kini menjadi rujukan dari beberapa kabupaten ini, agar mendapat kepuasan masyarakat. Dan nantinya bila terealisasi, RS pendidikan Rantauprapat ini tentunya akan bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri maupun Swasta yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Dan sejumlah pengajar dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Ultah Valentino Rossi ke-42, Sang Ayah: Ia akan Lebih Maju di Petronas

Status tipe B, lanjutnya, adalah syarat mutlak Rumah sakit pendidikan. Dan RSUD Rantauprapat salah satu rumah sakit kabupaten/kota di Sumatera Utara ini, yang kemungkinan bisa memenuhi syarat.

Dalam pelayanan medis, kata Dr, Syafril, RSUD Rantauprapat, kini sudah memiliki dokter sebanyak 42 orang. Bahkan diluar Kota Medan, RSUD Rantauprapat bersama RSUD Pematangsiantar, kini sudah memiliki dokter spesialis forensik.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Mediasi Pemkab Deliserdang dan Al-Washliyah: isepakati Penggunaan Sekolah Bersama Mulai Senin Depan

Jadi katanya, pihak Polres Labuhanbatu, bila membutuhkan pelayanan untuk autopsi, tidak perlu lagi harus ke Medan atau Pematangsiantar. Karena RSUD Rantauprapat sudah memiliki dokter forensik.

Menurut Dr, Syafril, RSUD Rantauprapat saat ini juga sudah memiliki dokter spesialis patologi anatomi, dan dua konsultan. Sedangkan yang kini dibutuhkan, … Baca Selanjutnya di : Realitasonline.id

Komentar

News Feed