oleh

Pelaku Bom Bunuh Diri Jaringan JAD dan Pernah Terlibat Pengeboman di Philipina

MAKASAR –  realitasonline.id | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau lokasi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021).

Kapolri menyebutkan bahwa bom pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Pelaku laki-laki berinisial L dan pelaku perempuan masih diidentifikasi

“Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filiphina,” ungkap Listyo Sigit.

Baca juga: Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kendal Kutuk Keras Aksi Bom Bunuh…

Kapolri meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik paska teror bom bunuh diri tersebut. Masyarakat juga diminta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa.

BACA JUGA:  Pasutri Bawa Sabu 5,47 Gram Ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun

“Kami TNI-Polri akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat,” katanya.

Mantan Kapolda Banten ini menyampaikan terimakasih atas keberanian seorang Satpam Gereja yang menahan pelaku agar tidak masuk ke dalam Gereja Katedral, meski dirinya menjadi korban ledakan bom.

Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Pasutri Baru Menikah 6 Bulan

“Kami sangat prihatin, sekarang korban sedang dirawat di rumah sakit polri karena lukanya dan semoga lekas sembuh,” tandasnya.

BACA JUGA:  Sikat Motor dari Halaman Masjid, Si Kancil Bonyok Dimassa

Dalam kesempatan itu, Kapolri dan Panglima menyempatkan diri menengok korban ledakan bom di R$ Polri Makassar. Kapolri menyampaikan bahwa ada dua orang yang sudah selesai menjalani operasi. Kondisi kedua korban sudah sadar bisa diajak bicara. (KYD)

Komentar

News Feed