“ Kami hanya memiliki APL 14,49% dan ini menjadi tantangan untuk membangun di bidang pertanian, perkebunan, pemukiman” sebut Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor saat ekspose dihadapan tim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Gedung Ngguhar, Komplek Pendopo Bupati Pakpak Bharat, Sabtu (27/3/2021).
Dalam ekposenya, selain itu lanjut Bupati, “permasalahan infrastruktur atau perbaikan serta kajian aksesibilitasnya” ujarnya sembari menjelaskan tentang Kabupaten Pakpak Bharat saat ini, mulai dari segi pertanian, perekonomian, wilayah yang masuk kawasan Food estate, potensi lainnya.
Program Food Estate di Kabupaten Pakpak Bharat yang dicanangkan oleh Presiden. Diharapkan, program Food Estate di Pakpak Bharat dapat menjadi bagian dari Pusat Ketahanan Pangan Nasional serta dapat meningkatkan Perekonomian, meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum, dan secara khusus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dalam acara itu, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor didampingi Ketua TP-PKK, Wakil Bupati Dr. H. Mutsyuhito Solin, M. Pd, Plt. Ketua DPRD Elson Angkat, Wakil Ketua DPRD Mansehat Manik, Anggota DPRD, Sekda Sahat Banurea serta pimpinan OPD.
Sedangkan tim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi diantaranya, IT. DEL dan pebisnis international, diantaranya, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan Dan Kehutanan Nani Hendiarti, Prof Herry S. Utomo, Ph.D, Prof. Ida Wenefrida, Ph.D. Turut juga hadir dari IT. DEL seperti, Prof Ir. Togar M Simatupang, M Tech, Ph.D, IPU, Van Basten Panjaitan dan Pebisnis Internasional Edward Wanandi. (KT)












Komentar