DELISERDANG – realitasonline.id | Penggali kuburan yang biasanya dikerjakan oleh orang dengan usia produktif, tapi tidak hal nya dengan Kakek Rebun.
Usia lanjut tidak menghalangi semangat Kakek Rebun untuk mengerjakan pekerjaan yang mulia ini.
Kakek Rebun yang sudah berusia 77 tahun ini tidak kenal lelah dalam menjalani pekerjaannya sebagai tukang gali kubur di Desa Tumpatan Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (28/1/2021).
Kakek yang ditemui pada Kamis (28/1/2021), ini sangat disegani oleh masyarakat Desa Tumpatan. Dia bekerja sebagai penggali kuburan sejak tahun 1981, yang artinya sudah separuh usia dari kakek Rebun menjadi tukang gali kubur.
Semangat Kakek Rebun tidak sebanding dengan gajinya. Ia digaji pemerintah Rp.550 per 3 bulan dan gaji tersebut memiliki potongan lain dari kantor kecamatan.
“Selain dapat gaji dari pemerintah, saya mendapatkan beras 10 kg, telur 1 papan dari tetangga atau dari kepala desa,” ucapnya.
Walaupun dengan gaji yang tak sebanding dengan pekerjaannya, Kakek Rebun selalu bersyukur dengan pekerjaannya yang tidak banyak orang mau melakukannya.
Kisahnya dalam menjalani pekerjaan tersebut tidak lepas dari hal mistis sebagai gali kubur. Kakek tersebut menceritakan pernah mengalami hal mistis yang membuat bulu kuduknya berdiri.
“Saya pernah didatangi hantu kuntilanak, ya saya biasa-biasa saja, tidak usah takut, dia kan juga mahluk Allah ,” ujarnya.
Kakek Rebun pun sebelumnya sudah dilarang anaknya untuk menjadi penggali kuburan, tetapi ia enggan untuk berhenti. Ia mengatakan selagi badan sehat ia tetap mengerjakan pekerjaan mulia tersebut.
Pengirim: Muhammad Wahyu












Komentar