oleh

Jaga Ekosistem, KSM Bineh Rimba Manggeng Gandeng Komunitas Tanam Pohon Buah

Ketua KSM Bineh Rimba, Devi Zulrafli kepada wartawan, Senin (28/12) mengatakan, bahwa kegiatan menjaga ekosistem hutan itu berlangsung pada Minggu (27/12) pagi kemaren di Dusun Lhok Batee Intan, Desa Padang, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Abdya dengam melibatkan beberapa komunitas peduli lingkungan lainnya di Manggeng dan Lembah Sabil.

Devi menjelaskan, pohon buah ini sengaja dipilih untuk menjaga simbiosis mutualisme dalam ekosistem hutan. Dimana, upaya itu dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara tanaman dengan makhluk hidup yang berada didalam hutan.

“Dengan tanaman buah, setiap makluk hidup di dalam hutan tersebut bisa mendapat persediaan makanan. Sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga. Maka dari itu, kami mengajak beberapa komunitas untuk ikut terlibat,” ungkapnya.

Kalau ekosistem dalam hutan sudah seimbang, maka hewan seperti kera dan binatang pengerat lainnya tidak akan mengganggu tanaman dan kebun masyarakat lagi. “Kenapa saat ini banyak kita lihat tanaman warga diganggu kera, hal itu, terjadi lantaran tanaman yang biasa menjadi sumber makanan di hutan telah punah,” tutur Devi.

Disamping itu, tanaman buah ini juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sehingga, diharapkan ada multiplier effect terhadap pemberdayaan ekonomi. Manfaat lain, pohon tersebut dapat menyelamatkan sumber mata air dan menghindari erosi di sepanjang Krueng Manggeng.

BACA JUGA:  Dirut Bank Sumut Muchammad Budi Utomo Meninggal Dunia

Devi berharap dengan penanaman pohon buah tersebut, dapat menjaga kelestarian salah satu gunung yang juga menjadi paru-paru dunia.

Selain KSM Bineh Rimba, kegiatan tanam pohon ini juga diramaikan oleh Komunitas Ontel Oe Na Manggeng Raya, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Manggeng (IPMM) dan Komunitas Cut Nyak Dhien,

Devi menyebutkan, ada delapan jenis pohon buah yang ditanam bersama para pegowes dan komunitas millenial itu. Diantaranya, alpukat, mangga, jengkol, jambu madu dan petai. Selain itu juga ada tanaman pohon seperti Ketapang dan Pucuk Merah. Tanaman ini merupakan berasal dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Aceh.

BACA JUGA:  Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP, Eddiyanto: Sibanggor Julu Aman dari Gas H2S

Sebagaimana diketahui, KSM Bineh Rimba ini juga sudah pernah mendapat penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI sebagai peraih kategori utama dalam Program Kampung Iklim (Proklim) Tahun 2020. (ZAL)

Komentar

News Feed