oleh

Terus Bantu Korban Banjir, Tokoh Agama Sergai Ucapkan Terimakasih Terhadap Kapolres

Terus Bantu Korban Banjir, Tokoh Agama Sergai Ucapkan Terimakasih Terhadap Kapolres

SERGAI – Kapolres Sergai AKBP Dr. Ali Machfud SIK merupakan sosok pemimpin di institusi penegak hukum yang memiliki kepedulian cukup tinggi terhadap masyarakat di daerah ini khususnya dalam membantu masyarakat korban Banjir maupun warga yang kurang mampu.

Didampingi menjalan tugas rutinitas Kapolres ini memiliki kesibukan dan padat, namun untuk urusan membantu korban Banjir tetap diluangkan waktunya. “Sungguh terpuji sifat yang orang nomor satu di Polres Sergai ini. Tentunya kita sebagai masyarakat mengucapkan banyak terimakasih banyak kepada beliau dan jajarannya.” Hal ini disampaikan Tokoh Agama Sergai Drs. Ridwan Yahya, Minggu (27/11/2022).

BACA JUGA:  Angka Sembuh Dari Covid-19 di Kabupaten Sergai Meningkat

Ungkapan yang sama juga dikeluarkan oleh Ustad Ridwan, ia mengapresiasi cukup tinggi dan berterimakasih atas sikap tanggap dan sigap daripada Bupati Sergai H Darma Wijaya dan Wakil Bupati Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan yang sama-sama kita ketahui memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi dan paham akan derita masyarakat korban banjir.

BACA JUGA:  Strategi 10 Bupati/Walikota Penerima Anugerah Kebudayaan PWI

Namun terkadang tambahnya, tidak semua masyarakat merasa puas dan menghargai apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah daerah ini untuk masyarakatnya. Dalam hal mengatasi banjir, Bupati Sergai Darma Wijaya telah melakukan normalisasi dua sungai yang berada di Kecamatan Sei Rampah dan Tanjung Beringin, tanpa membebani uang negara atau tidak bersumber dari APBN dan APBD Sergai. “Ini terobosan yang cukup luar biasa.”

BACA JUGA:  Regal Springs Indonesia Bagikan 50 Ribu Benih Tilapia di Sergai

Namun demikian, bukan berarti upaya itu bisa kita katakan gagal jika dua kecamatan masih dilanda banjir, sebab, Banjir kali ini bukan saja hanya Sergai yang alami, tapi daerah tetangga Kabupaten Batubara dan Kota Medan juga Deli Serdang sebahagian mengalami kebanjiran. Faktor penyebabnya, mungkin curah hujan cukup tinggi dan ditambah pasang air laut sehingga tidak mampu menampung besarnya debit air. Ujar Ustad Ridwan. (R)

News Feed