oleh

Ketua Umum BABINROHIS Nasional Dorong Pemda se Sumut Aktifkan BABINROHIS untuk Rohani Umat

Ketua Umum BABINROHIS Nasional Dorong Pemda se Sumut Aktifkan BABINROHIS untuk Rohani Umat
 
 
Medan – Ketua Umum FOKKUS BABINROHIS Nasional Prof Dr KH Ridwan Muhammad Yusuf menekankan pentingnya peran Badan Pembinaan Rohani Islam (BABINROHIS) dalam kehidupan umat. Dia meminta bupati dan walikota mengaktifkan badan ini lebih signifikan sebagaimana yang diperankan oleh BABINROHIS Sumut di propinsi.
 
            Kepada wartawan di salah satu restiran di Medan, Senin (28/10/24), Ridwan memaparkan BABINROHIS tidak hanya berfokus pada pembinaan rohani semata, karena kondisi rohani seseorang bisa terpengaruh oleh banyak faktor, termasuk pendidikan, ekonomi, dan tata kelola kesehatan yang tidak optimal.
 
“Ketika pendidikan dan ekonomi umat tidak terpenuhi dengan baik, ini bisa merusak kondisi rohani. Bahkan ada ungkapan yang mengatakan bahwa kefakiran atau kemiskinan dekat dengan kerusakan,” ujar Prof. Ridwan yang datang ke Medan menghadiri Rapat Sinergitas Program Kerja FOKKUS BABINROHIS Nasional, Provinsi, hingga Kabupaten/Kota se-Sumut di Kantor Gubsu di Medan, Kamis (24/10).

BACA JUGA:  Jelang Aksi Massa PMII, Puluhan Remaja Terjaring Bawa Batu dan Besi

Didampingi Ketua BABINROHIS Sumut Drs H Muhammad D dan Sekretaris Dedy Sumarno RFP, professor memberi contoh di Medan ia melihat banyak tantangan yang perlu diperbaiki dengan pendekatan batin yang lebih bening melalui berbagai program strategis BABINROHIS. Terdapat sembilan topik besar dalam program BABINROHIS yang berfokus pada hajat hidup umat, seperti pendidikan, pengelolaan masjid, dan kegiatan Hari Besar Islam (PHBI) yang diharapkan berdampak positif.
 
Menurutnya, BABINROHIS dapat mendukung peran pemerintah, termasuk gubernur, dalam menyejahterakan masyarakat secara lahir dan batin. “Gubernur membangun kesejahteraan lahir melalui infrastruktur, sedangkan BABINROHIS membina rohani bekerja sama dengan MUI, Kemenag, dan tokoh masyarakat,” jelas Prof. Ridwan. Hal ini mencakup mengedukasi masyarakat untuk lebih harmonis, menyelesaikan masalah secara kolektif, dan mencegah konflik.
 
Pada masa Pilkada, perbedaan pendapat sering kali memicu perpecahan. BABINROHIS berperan menciptakan forum untuk menyatukan masyarakat pasca-Pilkada, sehingga mereka bisa menerima hasil dengan lapang dada. “Program besar BABINROHIS Sumut ini diharapkan akan menjangkau semua aspek kehidupan umat, mulai dari pendidikan, kesehatan, peribadatan, hingga perekonomian. Kami juga berfokus pada pembangunan karakter dan akhlak, mulai dari anak-anak hingga orang tua,” lanjutnya.
 
Pada Rapat Sinergitas Program Kerja FOKKUS BABINROHIS tersebut Prof Ridwan menyambut positif sinergi ini. Pertemuan diharapkan mampu membangkitkan gairah FOKKUS BABINROHIS Sumut sebagai percontohan nasional.
 
Ke depannya, FOKKUS BABINROHIS Sumut akan menjadi pendorong bagi pendirian FOKKUS BABINROHIS di seluruh kabupaten/kota Sumatera Utara. Prof. Ridwan optimis, dengan dipimpin wali kota dan bupati yang mengerti program ini, jalur dakwah akan menjangkau hingga desa-desa, sehingga semakin banyak masyarakat terlibat dalam pembinaan rohani yang berkelanjutan. “Semoga FOKKUS BABINROHIS dapat menjadi komponen penting bagi pembangunan nasional,” pungkasnya.

News Feed