oleh

Modal Tak Pulang, Ujung-ujungnya Ngutang

Tidak banyaknya pengunjung yang datang membawa dampak kerugian bagi pedagang. Tidak sedikit pedagang yang mengeluh mengalami kerugian. Dan tidak sedikit pula pedagang yang meminta bantuan keoada para rentenir demi tercukupinya modal.

Kehadiran Covid-19 memang membawa dampak negatif bagi seluruh pedagang khususnya di Kota Medanyang. Dengan adanya wabah ini tentu mengurungkan niat para pembeli datang ke tempat keramain seperti pasar.

“Dulu sebelum adanya Covid, saya masih bisa merasakan keuntungan yang cukup. Sekarang jangankan cari untung, balik modal aja udah syukur. Pas ada Covid ini yang ada hutang makin banyak ke rentenir,” imbuh pedagang sembako Arta Mega Samosir (40) Selasa, (26/1/2021).

Begitu juga hal nya dengan Lili,  pedagang daging ayam. Dengan tidak stabilnya harga yang ia beli dari pengepul daging itu membuat harga yang dijual kadang terlalu mahal, sehingga minat pembeli berkurang.

BACA JUGA:  Satpol PP Kota Medan Tertibkan PK5 di Seputaran Lapangan Merdeka

“Sering kali daging ayam yang saya jual tidak habis, bahkan kadang banyak yang sisa. Daging yang sisa ini nanti akan dikulkaskan, lalu dijual besok dengan harga murah. Kalau udah kayak gini modalku enggak balik lah, untuk membeli daging baru lagi biasanya ngutang dulu ke rentenir biar bisa berjualan lagi besok ” tutur Lili, perempuan berusia 41 tahun ini.

BACA JUGA:  Ketua DPD RI Apresiasi Layanan Vaksin Covid-19 untuk Difabel di Solo

Lili juga berharap pemerintah lebih memperhatikan pedagang kecil seperti mereka terutama bantuan modal dengan pinjaman lunak. (*)

Pengirim : Radja Pasaribu

Komentar

News Feed