oleh

Harga Stabil, Kedelai Impor Lebih Disukai

MEDAN – realitasonline.id | Harga Kedelai di pasar tradisional Lubukpakam Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara pada beberapa minggu ini termasuk dalam kategori stabil direntang harga Rp. 9.500 – Rp. 11 ribu per kilogram. Kedelai impor ternyata lebih disukai karena harganya lebih  terjangkau masyarakat, Rabu, (27/1/2021).

Menurut salah satu pedagang kacang kedelai di pasar tradisional Lubukpakam, Ana (34) mengungkapkan harga per kilogram kacang kedelai impor itu sekitar Rp. 10.500/kg.

“Untuk harga ini masih sama seperti minggu kemarin dengan harga segitu juga, kami hanya meggambil keuntungan sedikit dari jual kacang kedelai impor,” jelasnya seraya menyebutkan di toko Sembakonya tidak pernah menjual kedelai lokal karena harga pengambilannya terbilang  ini sedikit lebih mahal. Ditambahkannya lagi masyarakat juga lebih menyukai kedelai impor.

Perajin Tempe

Stabilnya harga kedelai sangat direspon baik oleh para perajin tempe. Seperti yang dikatakan pengusaha kecil rumahan pembuatan tempe dan tahu, Rumini (57) yang sudah kurang lebih 10 tahun memproduksi tahu dan tempe.

BACA JUGA:  Bhakti Sosial Jelang Pelantikan, DPD LPM Medan Targetkan 500 Warga Divaksinasi

“Kalau untuk pembuatan tahu biasanya saya beli di pasar tradisional itu kacang kedelainya per karung ukuran 50 kg. Untuk harganya itu kalau ambil per karung seharga Rp. 9.700/kg yang kacang kedelai impor. Soalnya saya gak pernah pake yang lokal karena sedikit lebih mahal,” sebutnya.

Untuk harganya kadang-kadang naik kadang juga turun tapi tak banyak. Untuk harga jual tahunya biasa saya jual 1 bungkus Rp. 2.500 isi 7 biji tahu, kalau tempe saya jual Rp. 1.000/ batang yang kecil, ungkapnya menjelaskan harga jual tahu dan tempe produksiny.

BACA JUGA:  Gegara Hasrat Nafsu Birahi, Sopir dan Kenek Truk Nekat Bunuh Perempuan

Dia juga berharap semoga harga kacang kedelai untuk kedepannya semakin stabil dan tidak mengalami kenaikan harga, karena akan berpengaruh bagi pengusaha-pengusaha kecil pembuatan tempe dan tahu seperti dirinya.

Pengirim: Aidil Ghunaya

Komentar

News Feed