oleh

Kondisi Pandemi Covid Guru SD ini Tidak Terhalang Beri Edukasi kepada Peserta Didiknya

PADABGLAWAS –

Menerapkan pola kebiasaan hidup baru dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19 dapat diakui sangat sulit.

Hanya saja kita harus sadari betapa pentingnya penerapan pola hidup baru itu untuk mencegah pengembangan Covid 19,baik untuk diri sendiri maupun orang orang dekat disekitar kita.

Dipihak lain , kita juga sadar bahwa anak anak bangsa membutuhkan pendidikan baik pengetahuan prilaku kehidupan.

Anak tidak bisa dibiarkan atau diabaikan tidak terdidik untuk memperoleh pengetahuan ,apalagi sikap prilaku.

Berangkat dari persoalan tersebut, salah seorang guru Sekolah Dasar ( SD ) 0613 Pagaranbatu Kec.Ulu Barumun Kab.Padanglawas ( Palas ) Sumut ,Sutriyani, S.Pd termotivasi untuk memberi edukasi kepada peserta didiknya meski situasi pandemi covid 19.

Guru kelas I SDN 0613 ini , selama 6 bulan belakangan sejak Juni 2020 sampai sekarang aktip melakukan edukasi terhadap peserta didiknya kelas I dengan mengikuti aturan program kesehatan ( Prokes ) gugus tugas covid 19 .

Proses edukasi yang di lakukan sosok guru yang pernah menjadi Kasek SDN 0617 ini tetap mamatuhi Prokes Covid 19 dalam melakukan proses edukasi.

# Mengajar di Kebun dan Rumah

Lokasi edukasi yang dipergunakan ibu Sutriyani yaitu di kebun sawit dan terkadang di rumah kediamannya.

Dalam proses belajar mengajar, dia menerapkan budaya penerapan protokol kesehatan 3M(memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan).

Untuk menerapkan budaya patuh prokes dan pakai masker , Sutriyani mempersiapkan alat pelindung kesehatan seperti masker dan

hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% kepada peserta didiknya.

Menyangkut jaga jarak , anak didik di beri kebiasaan untuk berlaku jaga jarak.

Ketika ditemui kontributor MitaNews, Jum’at ( 27/11/2020) yang kebetulan sedang melakukan edukasi terhadap peserta didiknya di dalam rumah menjelaskan bahwa diri tetap melakukan edukasi terhadap anak didiknya selama 6 belakangan ini.

BACA JUGA:  AKBP Ikhwan Lubis Disambut Pengibaran Merah Putih Serentak di Penyerahan Bedah Rumah Warga Tak Miskin

” Bagi Saya kondisi Covid 19 tidak menghalangi memberi edukasi kepada peserta didik “. Kata Ibu Sutriyani.

Hanya saja , lanjutnya kita tetap menerapkan prokes gugus tugas covid 19 seperti memakai masker dan menyapukan tangan

hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% kepada peserta didik.

Hal ini dilakukan agar proses KBM tetap berjalan efektip sekaligus menjaga kesehatan anak.

# Menjaga jarak

Dalam melakukan proses edukasi , ibu sutriyani mengupayakan adanya jaga jarak atau physical distancing.

Hal ini dilakukannya untuk menerapkan pola hidup terhindar dari penyebaran virus corona ( covid 19).

Strategi yang yang dilakukan agar tetap terjaga jarak , maka proses belajar dilakukan secara bergantian.

Kepada anak anak , Ibu Sutriyani juga menghimbau hak hal yang harus kita lakukan dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat .

Dengan kita menerapkan pola hidup bersih dan sehat manfaatnya yang pasti tubuh akan lebih sehat dan bugar.

Cara agar badan tetap sehat dan bugar yakni dengan selalu rutin mengonsumsi makanan sehat setiap hari. Otomatis badan kita akan banyak dipenuhi nutrisi sekaligus meningkatkan metabolisme serta memperkuat Imin didalam tubuh.

Dengan kita menerapkan adabtasi kebiasaan baru mudah mudahan kita mampu untuk terhindar dari terpaparnya virus Corona yang saat ini melanda Indonesia.

# Kesimpulan

Meskipun proses edukasi dilakukan di kebun dan dalam rumah, Ibu Sutriyani tetap mematuhi prokes yang diterapkan gugus tugas covid 19.

Selama 6 bulan melakukan Edukasi diluar sekolah, ada indikasi keberhasilan mengantarkan anak anak didik kelas I mampu membaca dan menulis.( Sunardi )

Ket.foto : Ibu

Ikuti Prokes Guru SD ini Tidak Terhalang Beri Edukasi kepada Peserta Didiknya

BACA JUGA:  Dr (Cn)  Hj. Rizayati Program Indonesia Terang Terus Berprogres

MitaNews- Padang Lawas

Menerapkan pola kebiasaan hidup baru dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19 dapat diakui sangat sulit.

Hanya saja kita harus sadari betapa pentingnya penerapan pola hidup baru itu untuk mencegah pengembangan Covid 19,baik untuk diri sendiri maupun orang orang dekat disekitar kita.

Dipihak lain , kita juga sadar bahwa anak anak bangsa membutuhkan pendidikan baik pengetahuan prilaku kehidupan.

Anak tidak bisa dibiarkan atau diabaikan tidak terdidik untuk memperoleh pengetahuan ,apalagi sikap prilaku.

Berangkat dari persoalan tersebut, salah seorang guru Sekolah Dasar ( SD ) 0613 Pagaranbatu Kec.Ulu Barumun Kab.Padanglawas ( Palas ) Sumut ,Sutriyani, S.Pd termotivasi untuk memberi edukasi kepada peserta didiknya meski situasi pandemi covid 19.

Guru kelas I SDN 0613 ini , selama 6 bulan belakangan sejak Juni 2020 sampai sekarang aktip melakukan edukasi terhadap peserta didiknya kelas I dengan mengikuti aturan program kesehatan ( Prokes ) gugus tugas covid 19 .

Proses edukasi yang di lakukan sosok guru yang pernah menjadi Kasek SDN 0617 ini tetap mamatuhi Prokes Covid 19 dalam melakukan proses edukasi.

# Mengajar di Kebun dan Rumah

Lokasi edukasi yang dipergunakan ibu Sutriyani yaitu di kebun sawit dan terkadang di rumah kediamannya.

Dalam proses belajar mengajar, dia menerapkan budaya penerapan protokol kesehatan 3M(memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan).

Untuk menerapkan budaya patuh prokes dan pakai masker , Sutriyani mempersiapkan alat pelindung kesehatan seperti masker dan

hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% kepada peserta didiknya.

Menyangkut jaga jarak , anak didik di beri kebiasaan untuk berlaku jaga jarak.

Ketika ditemui kontributor MitaNews, Jum’at ( 27/11/2020) yang kebetulan sedang melakukan edukasi terhadap peserta didiknya di dalam rumah menjelaskan bahwa diri tetap melakukan edukasi terhadap anak didiknya selama 6 belakangan ini.

BACA JUGA:  Hendra DS Minta PUD Pasar Pelajari Saran Gubsu Terkait Migor Curah

” Bagi Saya kondisi Covid 19 tidak menghalangi memberi edukasi kepada peserta didik “. Kata Ibu Sutriyani.

Hanya saja , lanjutnya kita tetap menerapkan prokes gugus tugas covid 19 seperti memakai masker dan menyapukan tangan

hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% kepada peserta didik.

Hal ini dilakukan agar proses KBM tetap berjalan efektip sekaligus menjaga kesehatan anak.

# Menjaga jarak

Dalam melakukan proses edukasi , ibu sutriyani mengupayakan adanya jaga jarak atau physical distancing.

Hal ini dilakukannya untuk menerapkan pola hidup terhindar dari penyebaran virus corona ( covid 19).

Strategi yang yang dilakukan agar tetap terjaga jarak , maka proses belajar dilakukan secara bergantian.

Kepada anak anak , Ibu Sutriyani juga menghimbau hak hal yang harus kita lakukan dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat .

Dengan kita menerapkan pola hidup bersih dan sehat manfaatnya yang pasti tubuh akan lebih sehat dan bugar.

Cara agar badan tetap sehat dan bugar yakni dengan selalu rutin mengonsumsi makanan sehat setiap hari. Otomatis badan kita akan banyak dipenuhi nutrisi sekaligus meningkatkan metabolisme serta memperkuat Imin didalam tubuh.

Dengan kita menerapkan adabtasi kebiasaan baru mudah mudahan kita mampu untuk terhindar dari terpaparnya virus Corona yang saat ini melanda Indonesia.

# Kesimpulan

Meskipun proses edukasi dilakukan di kebun dan dalam rumah, Ibu Sutriyani tetap mematuhi prokes yang diterapkan gugus tugas covid 19.

Selama 6 bulan melakukan Edukasi diluar sekolah, ada indikasi keberhasilan mengantarkan anak anak didik kelas I mampu membaca dan menulis.( Sunardi )

Komentar

News Feed