oleh

Soal Vaksin Kosong di SD Wahidin Medan Labuhan Tak Ada Kaitan dengan RSU Delima

MEDAN-Manajemen Rumah Sakit Umum (RSU) Delima Jalan Yos Sudarso Martubung Medan Labuhan menyatakan tak terkait dalam pelaksanaan Vaksin di SD Swasta Wahidin Medan Labuhan pada Senin 17 Januari 2022 lalu.

Manajemen RSU Delima melalui Konsultan Hukum dan Legal nya Ibeng Syafruddin Rani SH dari ISR & Associates dalam press realease nya yang diterima redaksi poskotasumatera.com, Kamis (27/1/2022) menyampaikan, manajemen RSU Delima tak terkait dengan vaksinasi di SD Swasta Wahidin Medan Labuhan pada Senin 17 Januari 2022.

Dalam vaksinasi massal anak di SD Swasta Wahidin itu, lanjut Ibeng Syafruddin Rani SH, manajemen RSU Delima tidak ada menugaskan Dokter maupun Perawat dalam vaksinasi Covid tersebut sebagaimana tersiar di media massa sehingga menjadi viral.

BACA JUGA:  April 2021, Sumut Bakal Terapkan Tilang Elektronik

Dihubungi via ponselnya, Ibeng Syafruddin Rani SH, Kamis (27/1/2022) menyampaikan, para pihak menghentikan tudingannya kepada manajemen RSU Delima dan mengharapkan berbagai penggiat media baik media sosial maupun media cetak atau elektronik melakukan klarifikasi kepada mereka sebelum menayangkan info-info terkait manajemen RSU Delima.

“Sebagai azas yang kita anut, negara kita negara hukum. Maka sebaiknya setiap informasi yang diperoleh sepihak tentang manajemen RSU Delima diklarifikasi terlebih dahulu kepada kami,” himbau praktisi hukum yang telah malang melintang seantero tanah air ini.

BACA JUGA:  Maling Terekam CCTV, Sempat-sempatnya Makan hingga Minum saat Bobol Rumah Warga

Penasehat Hukum yang aktif mendampingi beberapa perusahaan pers di Indonesia ini mengharapkan, semua pihak menghentikan tudingan miringnya atas menghubung-hubungkan kejadian vaksin kosong di SD Swasta Wahidin dengan manajemen RSU Delima.

“Kami berharap, tudingan sepihak kepada manajemen RSU Delima dihentikan guna menghindari dampak hukum kepada pihak yang melakukan tudingan sepihak. Kami sepakat hal itu (Vaksin Kosong) diusut tapi jangan ada pihak yang tak terlibat dituding bersalah,” himbaunya.

BACA JUGA:  Melalui BSI Smart Agen, BSI dan Koperasi Kokapura 2 Kualanamu Siap Kembangkan Layanan transaksi perbankan

Sebagaimana diketahui, Senin 17 Januari 2022 seantero tanah air dihebohkan dengan tayangan video viral, Vaksinator menyuntikkan spuit (alat suntik) kosong ke anak anak yang merupakan siswi SD Swasta Wahidin di Medan Labuhan.

Video hasil rekaman orangtua siswi itu yang diupload di media sosial viral dan dalam pengusutan Kepolisian Sumatera Utara dan Instansi terkait. Walikota Medan Bobby Afif Nasution pun turut mengatensi agar kasus tersebut diusut tuntas. (PS/RED)

News Feed