oleh

PMI Medan Terima Bantuan Mobil Jenazah dan Depot Disinfektan

SUMUT – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah yang juga merupakan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan menerima bantuan mobil jenazah dan depot disinfektan dari PT Askrida dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut. Bantuan untuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Acara Serah Terima Bantuan Mobil Jenazah dan Depot Disinfektan dilaksanakan Kantor Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Rabu (27/1). Turut hadir di antaranya Direktur Pemasaran PT Askrida Bunyamin, Dirut Bank Sumut Muhammad Budi Utomo, Camat Medan Timur Odie Batubara dan para undangan.

Apresiasi

Musa Rajekshah sangat mengapresiasi dukungan dan bantuan dari PT Askrida dan BPBD Sumut tersebut. Menurutnya, bantuan itu sangat bermanfaat bagi operasional PMI di Kota Medan dan Sumut. Apalagi selama ini, keberadaan ambulans dan mobil jenazah yang tersedia di lembaga ini mulai menjadi pilihan masyarakat. Khususnya yang kurang mampu dalam penyediaan kendaraan.

BACA JUGA:  Bersama DPR Aceh, Wagub Sumut Dorong Komunikasi Efektif Antar Provinsi

“PMI sudah melaksanaan pelayanan mobil jenazah dan ambulans gratis untuk masyarakat, khususnya di Kota Medan. Karena banyak yang meminta, terutama bagi pasien (keluarga pasien) yang kurang mampu dan tidak punya biaya untuk penggunaan ambulans dari rumah sakit (RS),” ujar Wagub Musa Rajekshah.

Dengan bantuan dari PT Askrida berupa satu unit mobil jenazah ukuran besar, kata Wagub, maka armada untuk melayani masyarakat yang membutuhkan semakin bertambah. Langkah serupa pun diharapkan bisa diikuti oleh pihak lainnya dalam rangka membantu masyarakat.

BACA JUGA:  Bagum Pemko Medan Diminta Tingkatkan Administrasi dengan Baik

Begitu juga dengan depot disinfektan bantuan dari BPBD Sumut, yang diletakkan di tempat-tempat umum, menurut Wagub, akan memudahkan masyarakat untuk membersihkan atau mencuci tangan sebagaimana yang dianjurkan dalam protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Musa Rajekshah juga mengatakan, pelayanan donor darah sebagai peranan utama dari lembaga tersebut terus dilakukan semaksimal mungkin. Mengingat saat ini, kondisi pandemi Covid-19 membuat kegiatan utama mereka menjadi terbatas, karena tidak diperbolehkan mengumpulkan masa atau kerumunan.

PMI Sempat Kesulitan

“Memang sejak awal pandemi, PMI kesulitan dalam mendapatkan donor darah. Karena biasanya, digelar donor darah di mall, plaza, atau rumah ibadah. Tetapi karena pembatasan kegiatan di masa Covid-19 ini. Kita meminta kepada berbagai lembaga untuk tetap melaksanakan donor darah dengan protokol kesehatan,” jelas Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.

BACA JUGA:  Korem 064 MY dan Polda Banten Kerjasama Dengan PMI Gelar Donor Darah

Guna meningkatkan penerimaan donor darah, lanjut Ijeck, PMI mengedepankan aksi jemput bola. Sehingga instansi atau lembaga yang berkenan memberi sumbangan, diminta menyiapkan pendonor dari internal, agar tim PMI mendatang tempat tersebut.

“Untuk itu kita lakukan jemput bola ke berbagai instansi. Kita sampaikan itu agar tim PMI (transfusi darah) mendatangai tempat tersebut,” sebut Ijeck.

Sementara Direktur Pemasaran PT Askrida Bunyamin menyampaikan bahwa bantuan mobil jenazah tersebut,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed