MEDAN – Proyek pengerasan jalan (onder lagh) Kebun Hatonduhan PTPN IV Nagori Hatonduhan Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun. Agaknya dikerjakan “asal jadi” Pasalnya, proyek pengerasan tersebut, baru saja dikerjakan kini kondisinya sudah rusak lagi.
PT JMP selaku vendor pengerjaan proyek tersebut seolah olah “mengerjar waktu, sehingga pengerjaannya terkesan asal jadi dan kondisinya tak sesuai dengan yang diharapkan.
Pantauan awak media di lapangan, Kamis (24/09/2020) di sekitar afdeling 2 PTPN IV Kebun Hatonduhan, tampak warga yang melintas dengan kendaraan roda dua, extra hati hati dan was was takut terjatuh. Tak heran banyak warga memilih jalan alternatif melintasi areal kebun kelapa sawit di Afd II kebun Tonduhan.
Proyek onderlah tersebut sebelumnya berpasir tebal namun setelah dikerja sedikit tampak berubah dengan jalan berbatuan koral namun sayangnya kondisi jalan menuju perkantoran kebun Tonduhan memprihatinkan. Bahkan disekitar seputaran kantor masih berpasir tebal dan berlubang dan kondisi nya rusak parah apalagi akhir akhir ini musim penghujan turun.
Manajer kebun Tonduhan PTPN IV Jhon F Bangun yang dihubungi melalui WhatSapp, Kamis (24/09/2020) hanya mengatakan “kami juga sudah menegur vendornya, jadi silahkan hubungi venfornya saja”, sembari mohon maaf pamit untuk pergi makan siang.
Beberapa warga sekitar kebun Tonduhan yang dimintai komentar nya, mengeluh kan kondisi jalan tersebut seraya mengatakan ” seharusnya Manajer kebun Tonduhan lebih memperhatikan kondisi jalan yang dikerjakan vendor, sebut salah seorang warga yang enggan ditulis namanya, sembari mengatakan “sebelum ada yang menjadi korban” katanya lagi dan mohon izin untuk melanjutkan perjalanannya (ep/intipos).












Komentar