oleh

RSUD Taput Tetap Layani Pasien Yang Hendak Berobat Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Selain momok ketakutan terpapar akibat kabar di RSUD Tarutung penuh dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 membuat kebanyakan mereka memilih berobat ke dokter praktek.

Sekaitan dengan itu Direktur RSUD Tarutung dr Janri Nababan meminta warga yang ingin berobat tidak usah khawatir dan takut secara berlebihan.

Alasannya, walaupun di RSUD Tarutung dihunjuk penanganan pasien terkonfirmasi Covid-19, namun pelayanan pasien umum tetap berjalan.

BACA JUGA:  Dzikir dan Doa Bersama dalam Rangka Hari Jadi Asahan ke-75

“Tidak usah takut dan khawatir bila hendak berobat kemari, kami tetap mengedepankan protokol kesehatan yang cukup ketat,” ujar Janri Nababan via selular, Senin (25/1) 2021.

Dikatakan mantan Kadiskes tersebut, dalam pelayanan ada pemisahan ruang rawat antara pasien umum dan terkonfirmasi Covid-19.

” Saat ini kapasitas ruangan isolasi untuk terkonfirmasi Covid 19  justru berkurang, dari jumlah 32 Bed diruangan bertekanan negatif hanya terisi 19 pasien pertanggal 24 Januari,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Antisipasi Covid -19, Bupati Dan Forkopimda Karo Pantau Kegiatan Pos Pam 1 Polres Tanah Karo

Selain itu bagi pasien terkonfirmasi (gejalanya ringan) sebanyak 9 orang ditempatkan  diruangan non tekanan negatif.

” Kita sediakan 15 Bed diruangan Flamboyan juga bila ada peningkatan kasus terkonfirmasi, namun kita bersyukur untuk kondisi sekarang dibandingkan kemarin sudah ada yang pulang,” ujarnya.

Untuk itu, Janri meminta pasien yang berobat sekali lagi tidak usah khawatir dengan pelayanan tenaga medis.

BACA JUGA:  Plh Wali Kota Medan Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik di Sumatera Utara

” Prosedur masuk pasien sudah kita ketatkan, bagi yang hendak berobat wajib rapid antigen, dan pasien umum pun dilayani dengan maksimal walaupun ditengah Pandemi Covid-19, jadi ga usah khawatir bila opname ruangan kita masih memadai,” pungkasnya. (AS)

Komentar

News Feed