MEDAN – realitasonline.id | Penerapan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah masih minim dijalankan di pasar Tradisional.
Sebagian masyarakat yang berbelanja masih banyak yang tidak menggunakan masker di Pasar Kemiri Sudirejo II Kec. Medan Kota Kota Medan Sumatera Utara, Senin, (25/1/2021) pukul 16.00 WIB.
Menurut Daffa, salah satu pengunjung Pasar Kemiri mengenai penerapan budaya protokol kesehatan di pasar ini, mengatakan selama masa pandemi Covid-19 dan penerapan budaya protokol di pasar ini dia melihat masih banyak masyarakat yang kurang kesadaran untuk memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak demi mengurangi penyebaran penularan virus ini, walaupun sebagian masyarakat lainnya sudah banyak yang mematuhi peraturan entah itu penjual dan pembeli namun masih lebih banyak yang tidak mematuhinya.
Mengutip dari keputusan Mentri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19, Sementara bagi pedagang dan pengunjung pasar, hendaknya wajib menerapkan protokol kesehatan individu mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak hingga memastikan kebersihan tangan.
Walaupun sudah jelas keputusan mentri mengenai penangan Virus Covid-19 yang sangat berbahaya in namun masih banyak saja masyarakat yang spele akan hal ini.
“Saya sebagai pedagang di pasar ini juga mengalami dampak dari virus corona ini yang mana omset penjualan juga menurun dari sebelumnya, walaupun pasar ini selalu ramai namun harga bahan sembako harganya semakin naik karena virus ini sehingga tak jarang masyarakat yang berbelanja meminta harga dimurahkan mau tak mau dari pada sayuran ga laku dan busuk saya jual dengan harga murah asalkan habis,” ujar Ratna, pedagang sayur di Pasar Kemiri yang mengajak rekan-rekannya sesama pedagang untuk disiplin 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).
Pengirim: Aidil Ghunaya












Komentar