TAPUT – realitasonline.id | Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan , M. Si didampingi Kepala BPS Ester Sitorus sejumlah OPD dan Camat melakukan panen perdana Penangkar Benih Bawang Merah Kelompok Tani Taput Hebat Huta Lontung Kecamatan Muara, Senin (25/1) 2021.
Dari hasil ubinan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) hasil panen bawang merah seluas 2,5 X2,5, dipanen dikopek dan langsung ditimbang diperkirakan dilahan seluas 1 hektar akan mampu menghasilkan 25 ton bawang merah.
“Saya selalu fokus bagaimana masyarakat Tapanuli Utara bisa menjadi petani menjadi pelopor. Di era keterbukaan informasi dan media sosial persaingan sudah semakin ketat dan terbuka. Dengan terpublikasi hasil seperti ini, pembeli bisa langsung melakukan permintaan,” katanya.
Dari ubinan BPS, Nikson mengatakan angka produksi bawang merah mencapai 25 Ton/hektar.
“Saya semakin semangat karena petani bisa tersenyum dengan hasil seperti ini, kita pasti bisa surplus,” ungkapnya.
Kepala Kantor BPS Ester Sitorus Sangat bangga dengan ubinan tadi karena hasilnya sungguh luar biasa.
” Tugas kami mencari data dan mengolahnya sebagai bahan kebijakan Bupati Taput dalam membangun daerah kita ini,” katanya.
Kelompok Tani Taput Hebat Huta Lontung Penangkar Benih Bawang Merah Bersertifikat Desa Hutalontung Kecamatan Muara seluas 0,4 hektar varietas Bima Brebes dengan pemilik lahan Edo Rajagukguk.
Kepala Dinas Pertanian SEY Pasaribu menyampaikan besarnya perhatian Bupati Taput ke sektor pertanian, baik bantuan bantuan bibit, pengolahan lahan dan alsintan telah menaikkan produktivitas petani.
Salah satunya hasil dari penangkar benih bawang merah ini bisa mencapai 25 Ton/hektar. Untuk itu, di Siarangarang juga telah dibuat penangkar benih bawang merah seluas 2 hektar.
Tigor Rajagukguk dalam kesempatan itu menyampaikan rasa haru dan bangga atas hasil yang telah diperoleh.
“Terimakasih pak Bupati, produksi bawang merah sudah semakin bagus di Muara. Begitu besar perhatian pemerintah dan kami juga sangat mengharapkan terus perhatian bapak. Terimakasih pak Bupati,” ujar Tigor.
Kades Huta Lontung Rommel Rajagukguk mengakui bangga atas tidak henti hentinya Bupati memberikan perhatian kepada rakyat kecil dengan langsung turun ke lokasi pertanian dan memberikan motivasi.
“Terimakasih perhatian yang luar biasa dan membuat kami semangat bekerja dan turun ke masyarakat,” ujarnya.
PPL Muara Lenni Purba menyatakan siap mewujudkan Taput sebagai lumbung pangan.
“Kami tetap akan memotivasi masyarakat dengan segala bantuan di sektor pertanian dan turun langsung memberikan semangat. Penangkar bawang merah ini telah bersertifikat dan sudah kita buat juga di tempat lain,” tambahnya.
Usai panen perdana, Bupati Taput Nikson Nababan langsung mengadakan diskusi dengan para petani. Bibit apa yang akan dibantu pemerintah, Alsintan yang dibutuhkan dan infrastruktur lainnya. Interaksi langsung melalui tanya jawab, masyarakat petani Huta Lontung langsung menyampaikan hal hal yang masih perlu dilakukan pemerintah. (AS)












Komentar