Ibunda nya menyebutkan, anak yang meninggal dunia tersebut merupakan anak kelima dari lima bersaudara. “Ia merupakan anak kelima dan saat ini baru berusia 14 tahun,” sebut ibunda nya dengan menangis.
Ibunda nya berharap agar anak nya yang sebagai korban pembunuhan tersebut dapat segera dipulangkan ke Tanah Air Indonesia.
“Berharap pihak pemerintah Malaysia dan Pemerintah Indonesia dapat membantu pemulangan terhadap anak saya, baik itu kepada jenazah dan kepada kakak kandung nya yang masih berada di Malaysia,”pinta ibunda nya dengan rasa sedih.
Karna kakak kandung dari adiknya yang menjadi korban saat ini juga masih berada di Malaysia.
“Untuk itu kami pihak keluarga juga berharap sekali agar dibantukan pemulangan kakak kandung dan jenazah adiknya (korban pembunuhan) ke rumah duka kami ini,di kabupaten Asahan, Kecamatan Simpang Empat,”ujar Ibunda nya kepada wartawan.
Pantauan wartawan, saat ini kondisi rumah duka berada di kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan sudah terpasang tenda biru berduka.
Dilansir dari media Cyber wali-news.com dari Malaysia, Ketua Polisi Diraja Malaysia Daerah Klang Selatan, Asisten Komisioner Shamsul Amar Ramli menuturkan, korban dipercayai dalam lingkungan 20-an didapati hanya memakai t-shirt , dan berlumuran darah akibat tikaman benda tajam.
Mayat ditemui dalam keadaan berlumuran darah di dalam kamar di tingkat satu rumah toko di Taman Seri Andalas, Klang.
Polisi menerima panggilan dari kerabat korban pada pukul 2.05 sore hari waktu Malaysia memaklumkan mengenai penemuan mayat itu.
”Pemeriksaan hasil otopsi pada badan korban dapati bekas tikaman di bahagian leher sebelah kiri,” tutur Amar Ramli.
Lanjut Shamsul Amar saat ini jenazah korban telah kita antar ke Hospital Tengku Ampuan Rahimah (HTAR) untuk pemeriksan lebih lanjut.(PS/SAUFI)
Komentar