MEDAN – realitasonline.id | Pimpinan DPRD Medan mempertanyakan kualitas pengadaan barang berupa meja rapat untuk pimpinan dewan.
Pasalnya, meja rapat yang mereka terima tidak layak dan kurang berkualitas. Salah satu contoh adalah meja rapat yang ada di ruangan wakil pimpinan dewan Ihwan Ritonga SE MM.
Pantauan wartawan di ruangan tersebut, meja berbentuk oval bermotif kayu berwarna coklat dengan paduan besi stainless steel yang memiliki delapan kursi ini dinilai murahan dan kurang berkualitas untuk diletakkan di ruang pimpinan dewan.
Kata Ihwan Ritonga saat dimintai tanggapannya, Senin (25/1/2021), mengatakan meja rapat tersebut terkesan abal-abal.
“Saya minta agar meja rapat itu dikembalikan ke Sekretariat Dewan,” tegas politisi Gerindra ini.
Dia menegaskan banyak pengadaan di Sekretariat DPRD Medan yang dinilainya mubazir dan terkesan pemborosan. Dicontohkannya, pengadaan barang seperti guci yang ada di hampir seluruh sudut ruangan dan ruang paripurna.
“Ada 6 guci saya lihat di setiap sudut ruangan, tapi tidak ada tanamannya. Jadi untuk apa dipajang, kesannya jadi pemborosan,” katanya dengan nada kesal.
“Kalau untuk memperindah ruangan di gedung dewan ini silahkan saja dan sah-sah saja, namun jangan terkesan asal jadi dan membeli barang berkualitas abal-abal,” tegas Ihwan yang akan mengecek berapa anggaran pengadaan. Seperti portal di depan yang tidak ada manfaatnya. Belum lagi karpet dan lainnya. (AY)












Komentar