oleh

Sidang Senat UNPAB: 1.405 Wisudawan Siap Berkarya untuk Indonesia Emas

Sidang Senat UNPAB: 1.405 Wisudawan Siap Berkarya untuk Indonesia Emas

Medan – Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma di Selecta Convention Hall, Jl. Listrik No.2, Petisah Tengah, Kota Medan. Acara yang berlangsung selama dua hari, Jumat dan Sabtu (20-21/12/2024), dihadiri oleh 1.405 wisudawan dari berbagai fakultas.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Senat UNPAB, perwakilan Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Sumut Dr. Sutarto, Dr. David Sembiring dari Asosiasi Perguruan Tinggi Sumut, Ahli Hukum UNPAB Santri Sinaga, MH, para orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.

BACA JUGA:  Ranperda Revisi RTRW Tunggu Kajian Ulang Pemko Medan

Rektor UNPAB, Dr. H.M. Isa Indrawan, SE, MM, secara resmi membuka sidang senat terbuka. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada UNPAB. Rektor juga menekankan visi UNPAB untuk menjadi universitas unggul menuju Indonesia Emas 2045 dengan kerja sama internasional.

“UNPAB saat ini telah memiliki enam program studi unggul. Untuk menjadi universitas yang diakui secara global, kami terus menjalin kolaborasi dengan universitas internasional. Mahasiswa juga diharapkan terus belajar dan meningkatkan keilmuannya, bahkan setelah menyelesaikan wisuda,” ujar Rektor.

BACA JUGA:  Syaiful Syafri, Capres ANIES 28 Jam Di Sumut, Berjalan Kaki di Jalan Rusak Untuk Silaturahmi Masyarakat 9 Kabupaten Kota

Pesan Inspiratif Para Tokoh
Prof. Nurhayati dari Kopertais Wilayah IX Sumut memberikan motivasi kepada wisudawan agar percaya diri dan tidak minder meskipun berasal dari universitas manapun. “Jadilah diri sendiri, tetap tenang dalam menghadapi tantangan, dan teruslah berusaha menjadi yang pertama,” pesannya.

Dr. Sutarto, Wakil Ketua DPRD Sumut, juga memberikan catatan penting mengenai tantangan angkatan kerja di Indonesia. “Saat ini, 11,2 persen dari 7,4 juta angkatan kerja nasional adalah pengangguran lulusan perguruan tinggi. Tantangan ini menuntut lulusan universitas untuk memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Bocah Cilik Jadi Petani Genjer, Cari Uang Demi Biaya Hidup dan Ibunya

Wan Muthalib, MBA, Pengawas Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya, menyampaikan bahwa wisuda ini adalah awal dari perjalanan generasi emas Indonesia 2045. “Kita harus memiliki karakter yang kuat, wawasan global, dan inovasi tanpa batas,” tuturnya. (**)

News Feed