oleh

Pelayanan Penerbangan di Bandara Kualanamu Tetapkan 3M

MEDAN – Angkasa Pura II Bandara Kualanamu Kabupaten Deliserdang menerapkan sistim 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) bagi penumpang yang akan terbang. Guna menjamin kesehatan dan pencegahan infeksi Covid-19 .

Menerapkan 3M dengan pola dua konsep manajemen keamanan di sektor kebandarudaraan Bandara Kualanamu ini menjadi salah satu bandara Indonesia yang telah mengantongi sertifikat ISO 45001. Karena telah memiliki sistem manajemen keselamatan dan kesehatan untuk katagori tingkat lanjutan.

Dari pantauan topmetro.news di Bandara Kualanamu, Senin (17/10/2020), para penumpang terlihat melakukan jaga jarak di setiap area bandara. Penumpang juga diperiksa suhu tubuh, dan tetap antrian ketika dilakukan pengecekan hasil Rapid Test/PCR Test.

Di bandara ini juga terlihat mulai diaktifkan fasilitas tanpa sentuhan seperti elevator, kran tanpa sentuh di setiap toilet, serta parkir kenderaan.

Bandara Kualanamu Jalankan Protokol Kesehatan

Penumpang dan staff di bandara terlihat juga memakai masker. Menurut salah seorang staff tersebut, Afiffudin Siregar mengatakan di lokasi Bandara ada juga dilakukan disinfeksi yang rutin dilakukan terhadap seluruh fasilitas penumpang.

BACA JUGA:  Memperluas Pasar Global : Bio Farma Berkontribusi pada Ajang Hannover Messe 2023

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan dua konsep manajemen tersebut yakni biosecurity management dan biosafety management.

Menurutnya, dua konsep itu langkah nyata untuk menciptakan atmosfer yang dapat menjaga kepercayaan serta keyakinan publik terhadap sektor penerbangan.

Disebutkannya, hal tersebut juga sebagai upaya Angkasa Pura II khususnya di Bandara Kualanamu. Agar penerbangan tetap optimal berkontribusi dalam mendukung aktivitas masyarakat.

BACA JUGA:  Polisi Gerebek Praktik Layanan Rapid Tes Diduga Palsu di Bandara Kualanamu

Dijelaskannya, biosecurity management yaitu upaya yang dilakukan untuk melindungi penumpang dari bahaya Covid-19, dan hal itu sudah terangkum pada 3M tadi, sebutnya.

Sedangkan, biosafety management dilakukan melalui program upaya pencegahan dan tindakan perlindungan kesehatan pengguna jasa,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed