Topmetro.news – Dialog Nasional Kebangsaan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengingatkan pentingnya mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan. Bukan hanya menjadi sakralisasi teks semata tanpa penerapan yang baik.
Gubernur sampaikan hal ini saat membuka acara Dialog Kebangsaan di Aula Tengku Rizal Nurdin Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (22/6/2022). Dengan begitu, cita-cita bangsa untuk kesejahteraan masyarakat akan terwujud.
“Kita tidak perlu memperdebatkan ini itu soal Pancasila, soal kapan dia lahir atau yang lain. Kita butuh implementasinya di kehidupan yang akan membawa kita ke kesejahteraan,” kata Edy saat memberikan sambutan.
Selain itu, agar implementasi Pancasila dilakukan masyarakat butuh edukasi dan sosialisasi secara luas. Salah satunya adalah di lingkungan pendidikan untuk membentuk mental-mental Pancasila siswa dan tenaga pengajar.
“Edukasi secara benar, sosialisasikan ke masyarakat luas sehingga masyarakat kita paham benar seperti apa Pancasila itu. Kita jangan membuat Pancasila ini menjadi teks yang sakral saja, dihapal tetapi tidak diamalkan,” tegas Gubernur Sumut, pada acara yang diusung Dewan Harian Daerah (DHD) 45.
Sementara itu, salah satu nara sumber pada Dialog Nasional Kebangsaan ini, Sejarawan Anhar Gonggong mengatakan kejujuran menjadi masalah dalam pengimplementasian Pancasila. Bukan hanya di masyarakat, implementasi Pancasila juga menurutnya masih kecil di tingkat pejabat.
“Masalahnya, banyak di negara kita ini yang tidak jujur bahkan pemimpin-pemimpinnya. Lihat masih banyak pejabat yang tersandung kasus korupsi. Itu pimpinannya, bagaimana dengan masyarakatnya?
Sepemikiran dengan Gunernur Sumut,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news











