PALEMBANG – Duta Pertanian Sumatera Selatan bersama Pemuda Tani HKTI Kabupaten Muara Enim menggelar Seminar Nasional bertema ‘Pembangunan Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan Dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGS) 2030’ yang digelar di Hotel Harper Palembang pada Senin (22/2/2021).
Ketua Umum DPP Pemuda Tani HKTI, Rina Sa’adah, Lc., M.Si dalam paparannya mengatakan bahwa sawit berkontribusi besar bagi ekonomi nasional. Terutama dimasa pandemi ini.
“Ini terlihat dari kontribusi subsektor perkebunan dimana nilai ekspor pada Oktober 2020 saja senilai 38,46 triliun. Subsektor perkebunan terutama sawit selain kopi berkontribusi besar sebagai penyumbang terbesar ekspor pertanian dengan kontribusi 90,92 persen,” kata Rina (Duta Pertanian) melalui siaran pers kepada wartawan pada Senin (22/2/2021).
Selain itu, Rina juga menekankan bahwa tingginya kontribusi sawit bagi ekonomi nasional harus sejalan dengan tingkat kesejahteraan petani (kebun rakyat). Sehingga kehidupan mereka lebih baik, bisa menyekolahkan anak-anaknya.
“Dan ini terkonfirmasi dari NTP sub sektor tanaman perkebunan yang telah mencapai 110 pada bulan November 2020,” ucap Rina.
“Guna mewujudkan keberlanjutan tersebut, maka inovasi menjadi kebutuhan mutlak. Added values sawit akan sangat bermanfaat tidak hanya bagi petani namun juga untuk penerimaan negara (Peran Duta Pertanian),” lanjutnya.
Rina menekankan bahwa tingginya kontribusi sawit bagi ekonomi nasional harus sejalan dengan tingkat kesejahteraan petani (kebun rakyat) sehingga kehidupan mereka lebih baik, bisa menyekolahkan anak-anaknya.
“Dan ini terkonfirmasi dari NTP sub sektor tanaman perkebunan yang telah mencapai 110 pada bulan November 2020,” ucap Rina.
“Guna mewujudkan keberlanjutan tersebut, maka inovasi menjadi kebutuhan mutlak, added values sawit akan sangat bermanfaat tidak hanya bagi petani namun juga untuk penerimaan negara,” kata dia.
“Untuk itu, pembangunan industri kelapa sawit yang,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news












Komentar