oleh

Pakai Sarung Saat Jadi Inspektur Upacara, Ini Kata Gubsu Edy Rahmayadi

MEDAN – Pakai Sarung Saat Jadi Inspektur Upacara, Ada penampilan yang tidak biasa dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi hari Jumat (22/10). Ini pertama kalinya Edy Rahmayadi yang berlatar belakang militer menjadi inspektur upacara mengenakan sarung.

Hal ini terungkap saat Edy Rahmayadi diwawancarai, usai upacara peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Al-Kautsar Jalan Pelajar Nomor 264 Medan. Menurutnya, ini bagus untuk memperkuat identitas santri dan kekhasan Indonesia.

Pakai Sarung Saat Jadi Inspektur Upacara

“Seumur-umur baru kali ini saya menjadi inspektur upacara mengenakan sarung. Biasanya saya pakai pakaian militer saat masih di TNI, kemudian pakaian resmi dan sekarang pertama kalinya pakai sarung. Tetapi, ini akan menjadi kebiasaan kita dan akan memperkuat identitas kita,” kata Edy Rahmayadi, Jumat (22/10).

Upacara Hari Santri Nasional sendiri baru tiga kali di lakukan. Setelah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menetapkan keputusan Presiden Nomor 22 tahun 2015. Ke depannya, harapan Edy, peringatan ini akan terus memperkuat identitas dan peran santri dalam pembangunan Sumut dan Indonesia.

BACA JUGA:  Bupati Taput Imbau Seluruh Elemen Masyarakat Tetap Taati Prokes

“Santri bukan hanya menuntut ilmu agama, santri ke depan harus bisa menjadi pemimpin, pemimpin yang taat kepada Allah dan sayang kepada ulama. Bila dahulu santri-santri mengorbankan jiwa, raga dan harta sekarang santri-santri kita harus bisa mengisi perjuangan mereka,” kata Edy.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kautsar Syekh Ali Akbar Marbun mengatakan. Peringatan Hari Santri Nasional penting bagi para santri saat ini. Menurutnya, pengorbanan yang dilakukan para santri terdahulu untuk kemerdekaan RI akan menjadi cambuk untuk memacu semangat santri saat ini.

BACA JUGA:  Buka Pelatihan Keprotokolan, Gubsu Harap PKS Terus Layani Masyarakat

“Kita wajib mengingat kembali perjuangan-perjuangan santri kita memperjuangkan kemerdekaan. Peran mereka sangat penting saat itu dan sekarang santri-santri kita harus bisa mengisi hasil perjuangan mereka, membangun Sumut dan Indonesia,” kata Syekh Ali Akbar.

Upacara Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed