oleh

Supir Damtruk Pengambil Sertu di Aceh Singkil Minta Ijin Mengelola Sungai, Ini Kata Bupati

ACEH SINGKIL – Para supir Damtruk di Aceh Singkil mengeluh karena tempat biasa mereka mengambil batu atau sertu dibantaran sungai yang berada di HGU PT Socfindo mengeluh karena mendapat teguran.

Hal ini membuat para supir merasa mata pencaharian mereka yang menggantungkan nasib dari mengambil batu dan sertu menjadi sangat sulit.

Seperti yang dikatakan Sukad salah seorang supir yang dimana dirinya meminta kepada Pemerintah agar memberikan ijin kepada para supir mengambil batu dan sertu di bantaran sungai.

BACA JUGA:  Bupati Aceh Singkil Terbang ke UEA Jumpa Investor Murban Energy

“Saya mewakili kawan kawan supir damtruk merasakan sekali dampak larangan mengambil batu atau sertu di bantaran sungai didaerah PT Socfindo. Padahal itu hanya satu satunya mata pencaharian kami,” ucap Sukad kepada reporter topmetro.news, Jumat (19/02/2021).

Kami memohon kepada bapak bupati agar memberikan ijin kepada kami, untuk mengelola bantaran sungai tempat biasa kami mengambil batu.

BACA JUGA:  Temuan LHP di Aceh Singkil Rugikan Negara Hingga Rp12 Miliar

“Beberapa rekan saya diingatkan oleh pihak perusahaan agar jangan lagi mengambil sertu dilokasi itu. Tentu hal tersebut sangat memberatkan kami,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Aceh Singkil Dulmusrid saat dikonfirmasi reporter topmetro.news diruang kerjanya mengenai keluhan para supir tersebut mengatakan tentu memberikan ijin mengelola sungai tersebut selagi tidak melanggar aturan yang berlaku.

BACA JUGA:  Sosialisasi PPKM Berakhir, Robi Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

“Selagi itu tidak melanggar aturan, saya tidak mempermasalahkan, dan mendukung para supir truk tersebut,” kata Dulmusrid.

Selain itu saya juga menghimbau kepada pihak perusahaan PT Socfindo agar mengambil kebijakan. Dan mencarikan solusi kepada para supir, jangan dipersulit.

Wilayah yang dianggap tidak menimbulkan bencana,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed