oleh

Kesal Kondisi Jalan Rusak Parah, Warga di Aceh Singkil Rencana Blokade

ACEH SINGKIL – Masyarakat lima desa di Kemukiman Pemuka Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil, berencana melakukan pemblokiran blokade jalan yang menghubungkan Desa Ujung Bawang menuju Pea Bumbung, yang di mana jalan tersebut tembus ke jalan mitigasi.

Hal ini karena para warga merasa jalan tersebut sangat memprihatikan dan sudah tidak layak dilalui oleh kendaraan roda empat.

“Saya mewakili masyarakat lima desa meminta kepada Pemkab Aceh Singkil melalui dinas terkait agar memperhatikan jalan tersebut. Sebelum kami melakukan pemblokiran,” ucap Mansur, salah satu tokoh masyarakat Kemukiman, Sabtu (20/2/2021).

BACA JUGA:  DPRD Medan Minta Belawan Trans Cargo Taati Aturan

Menurutnya, mereka tidak meminta banyak. Yang mereka inginkan jalan tersebut dapat perbaikan. Mengingat saat ini kondisinya sungguh sangat sangat tidak layak.

“Tadi pagi bapak bupati sendiri melewati jalan tersebut. Dan pasti tahu bagaimana keadaannya,” ujar Mansur.

Saking parahnya, lanjut Mansur, tunggul kayu yang tertanam puluhan tahun sudah naik ke permukaan. Mengakibatkan kendaraan yang melintas mengalami kerusakan dan mengancam nyawa (ancam blokade jalan).

BACA JUGA:  Belasan Tahun Jalan Rusak, Masyarakat Desa Pematang Ganjang Harap Diperbaiki

“Jalan ini adalah akses satu-satunya bagi para masyarakat untuk mencari nafkah. Lantas para petinggi negeri ini tak kasihan melihatnya,” tandasnya.

Lanjutkan Pengaspalan Jalan

Sementara itu, Kadis PUPR Erwin Syah Putra, menjawab pertanyaan konfirmasi reporter topmetro.news mengatakan, bahwa aspirasi masyarakat lima desa tersebut sudah tertampung. Dan pada tahun 2022 pengerjaannya akan berlanjut.

“Tentu hal ini sudah menjadi PR kami. Dan sudah masuk dalam program anggaran tahun 2022, untuk melanjutkan pengaspalan pada tahun 2020 yang lalu,” kata Erwin.

BACA JUGA:  Polsek Medan Baru Ringkus Pembeli Sabu di Jermal XV Medan

“Kenapa pada tahun ini tidak masuk anggaran, karena kita juga ingin menyelesaikan jalan mitigasi yang tembus kejalan tersebut. Jalan ini juga menjadi akses masyarakat sekitar (ancam blokade jalan),” sambungnya.

“Tentulah harapan masyarakat lima desa untuk lanjutan jalan yang dibangun tahun 2020 lalu akan diperhatikan. Dan Insha Allah tahun depan akan terealisasi,” masih kata Erwin.

Karena bagaimana pun, lanjutnya, kepentingan masyarakat adalah yang,… Baca Selanjutnya di www.topmetro.news

Komentar

News Feed