Medan – Ada suatu pernyataan yang menarik untuk disimak. Yaitu : “Sesungguhnya Saya tidaklah Seindah yang Anda Lihat, tapi Saya juga tidaklah Seburuk yang Anda Dengar …”
Kalimat itu disampaikan tokoh terkemuka Dr H Asren Nasution MA yang kini Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.
Itulah kalimatnya yang mendapat riuh tepuk tangan ketika dirinya dikukuhkan mengemban amanah selaku Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) Sumut, baru-baru ini.
Asren yang sudah malang melintang dalam sejumlah tugas pengabdian, baik kemasyarakatan, TNI mauoun pemerintahan, dalam beberapa kesempatan, sering mengeluarkan pernyataan yang wajar membetot perhatian.
Intinya, katanya jabatan dengan semua variannya merupakan amanah yang harus dijaga dan dilaksanakan sesuai aturan.
Jabatan bukan kekuasaan atau karena kehebatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan dan masyarakat.
Begitu juga pernyataannya bahwa “Jadi ‘Komandan’ Saya Selalu Siap, Jadi Kepala Sekolah Belum Tentu Mampu”.
Pernyataan Asren yang saat ini Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sumut tersebut menggambarkan kerendahan hatinya, mengakui tugas dan tanggungjawab Kepala Sekolah cukup besar. Jadi harus dihargai betul.
Menjawab wartawan, Asren Nasution juga mengakui pernyataannya pada pelantikan IKANAS, bahwa “Sesungguhnya Saya tidaklah Seindah yang Anda Lihat, tapi Saya juga tidaklah Seburuk yang Anda Dengar …”, keluar dari lubuk hati paling dalam.
“Saya terharu dan berbesar hati diberi amanah oleh keluarga besar marga Nasution, khususnya Dewan Hatobangon dan penasihat termasuk Ketua Umum Ikanas Pusat. Saya sadar ini adalah amanah yang tidak ringan,” ujarnya.
Asren Nasution yang juga pernah menjabat Kapendam I/BB dan juga pernah di Kostrad TNI AD di Jakarta kemudian kembali ke Sumut pernah Kepala Dinas Kominfo Pemprovsu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut ini mengutip pidato Abu Bakar Ash-Shiddiq RA saat dibai’at menjadi Khalifah.
Kata Asren Nasution, dikutip dari kitab Sirah Ibn Hisyam bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq RA saat dibai’at menjadi Khalifah menyatakan, “Wahai manusia ! Aku telah diangkat untuk mengendalikan urusanmu, padahal aku bukanlah orang yang terbaik di antaramu. Maka jikalau aku dapat menunaikan tugasku dengan baik, bantulah (ikutlah) aku, tetapi jika aku berlaku salah, maka luruskanlah ! Orang yang kamu anggap kuat, aku pandang lemah sampai aku dapat mengambil hak dari padanya. Sedangkan orang yang kamu lihat lemah, aku pandang kuat sampai aku dapat mengembalikan haknya kepadanya. Maka hendakklah kamu taat kepadaku selama aku taat kepada Allah dan Rasul-Nya, namun bila mana aku tiada mematuhi Allah dan Rasul-Nya, kamu tidak perlu mematuhiku. Berdirilah (untuk) Shalat, semoga rahmat Allah meliputi kamu”.
Asren Nasution mengemukakan menjadi Ketua IKANAS Sumut merupakan amanah yang harus ditunaikannya secara baik dan dengan penuh tanggung jawab.
Dikemukakan ada 6 langkah strategis untuk mencapai tujuan organisasi IKANAS yaitu menyelenggarakan silaturrahmi, meningkatkan kesejahteraan anggota, menumbuhkembangkan seni budaya Mandailing, melestarikan adat istiadat Mandailing, menyelenggarakan media informasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Mari kita fokus memenuhi ‘nawaitu’ organisasi,” ujarnya mengajak segenap keluarga besar IKANAS Sumut bergerak dan menggerakkan pengabdian terbaik untuk organisasi (Zulfikar Tanjung)











