Medan – Dalam rangka memperingati Proklamasi Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia ratusan pelajar SMA di Medan melakukan kegiatan pembersihan atas tugu/tatengger dan situs perjuangan kemerdekaan yang ada di Medan sejak tanggal 16 – 17 Agutus 2022
Kegiatan itu dilaksanakan tindaklanjut dari surat permohonan Badan Pembudayaan Kejuangan DHD45 Sumut kepada Kadis Pendidikan Sumut untuk mengajak para pelajar mengenali dan ikut memelihara dan membersihkan tugu/ tatengger dan situs perjuangan yang berada di sekitar sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Sumut Asren Nasution menjelaskan kepada wartawan bahwa apa yang diinginkan oleh DHD45 Sumut sangat sejalan dengan keinginan untuk melibatkan para pelajar SMA/SMK membersihkan tugu perjuangan dimaksud.
Beberapa tugu yang dibersihka oleh pelajar antara lain Tugu Pahlawan Medan Area( Tugu Apollo ) jl Bali/veteran oleh pelajar dari SMA 6,8 dan 10, Tugu Juang 45 jl Serdang oleh pelajar SMA4, Tatengger Demarkasi Perjuangan Kemerdekaan Jl Deli Tua oleh siswa SMA13, Tatengger Demarkasi Perjuangan jl Amplas oleh siswa SMA 21 dan Tatengger Perjuangan Jl Marelan oleh siswa SMA 16 Medan.
Selain membersihkan, para pelajar juga memasang umbul2 dan bendera merah putih.
Lebih lanjut Asren Nasution menyatakan bahwa untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila maka pengenalan, memelihara, merawat bangunan monumen sejarah perjuangan adalah salah satu metode yang efektif guna membangkitkan rasa kebangsaan dan nasionalisme pelajar. Dia juga meyakini dengan seringnya para pelajar melihat dan mengenali tugu atau situs perjuangan akan ada memori pada diri pelajar tentang perjuangan para generasi pendahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Itulah sebabnya Asren Nasution mengajak para Kepala Sekolah dan guru sejarah untuk terus tanpa henti menggelorakan semangat para pelajar terhadap sejarah bangsanya.
” jadikan tugu dan situs tersebut sebagai salah satu lokasi merdeka belajar para siswa” ujar Asren Nasution.
Data ulang dan revitalisasi
Sementara itu Ketua Umum DHD45 Sumut Mayjen TNI Purn M Hasyim didampingi Sekretaris Umum.Eddy Syofian menjelaskan DHD45 Sumut akan segera merespon keinginan Gubsu Edy Rahmayadi agar semua tugu dan tatengger perjuangan kemerdekaan rakyat di Sumut agar di data ulang, direvitalisasi dan bahkan ditambah pembangunannya bila di wilayah perjuangan tersebut belum.dibangun tugu atau tanda titik perjuanagan ( tatengger ).
Menurut Jenderal Hasyim, DHD45 Sumut pernah ditugaskan Pemorovsu untuk mendata dan menerbitkan hasil pendataan serta membangun beberapa taengger dan menerbitkannya dalam.buku sekitar tahun 1996. ” sejak itu tidak pernah ada lagi pendataan ulang dan merehabnya” ujar Hasyim yang meyakini sudah ada beberapa tugu dan tatengger yang rusak karena tidak terawat.
Bahkan menurut Hasyim, DHD45 Sumut pernah tahun 2020 merehab tatengger Demarkasi Perjuangan di Marelan sebanyak 1 unit karena keterbatasan keuangan DHD45 Sumut. Dan tahun 2022 ini DHD45 Sumut bekerjasama dengan DHC45 Kabupaten Asahan membangun 1 unit Tatengger Demarkasi Perjuangan tindaklanjut Perjanjian Renville di Kec Pulo Rakyat Kabupaten Asahan persisnya di halaman Rumah Makan Status Quo Jl trans Sumatera Kisaran- Labura.











