oleh

Dihadiri BPKP, Akmal Sebut Masalah Aset Banyak Belum Tuntas

Dihadapan Badan Pemeriksaan Kuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, Bupati Akmal meminta pencerahan agar solusi masalah aset di Abdya bisa segera tuntas tidak berlarut-larut seperti sekarang ini.

“Kita berharap masalah aset ini harus segera tuntas,” kata Bupati Akmal saat membuka kegaiatan Bintek Perencanaan Pengawasan Berbasis Resiko (BPPBR) di Aula Kantor Bappeda Abdya, Selasa (20/4) pagi yang dihadiri Kepala BPKP Perwakilan Aceh Indra Khaira Jaya beserta rombongan.

Kata Bupati Akmal, terkadang banyak yang tidak mempertimbangkan resiko ketika menyusun sebuah program dari awalnya. “Pengalaman saya ketika menjadi Bupati pada masa periode lalu terdapat persoalan yang tidak mempertimbangkan resiko, sehingga bermasalah diakhir,” tuturnya.

BACA JUGA:  Gairahkan Kembali Ekonomi Batam, Rudi Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Baca juga: Perdana, Putra Abdya Raih Syahadah Tasmi’ 30 Juz

Untuk Bupati Akmal berharap BPKP sebagai auditor pemerintah dapat membantu dalam banyak hal sehingga dapat dimanfaatkan oleh sejumlah instansi terkait di Abdya. “Saya juga sudah konsultasi dengan BPKP. Berbicara aset saja tidak selesai-selesai mulai dari pertanian hingga perhubungan banyak aset yang belum terselesaikan dokumennya. Saat inilah sedang kita cari solusinya,” kata Bupati.

Lebih lanjut, sebut Bupati, digudang pertanian saja banyak yang tidak bisa dipakai alat pertanian. Banyak sekali poblem kalau mau dilelang ke pihak ketiga dokumen saja tak ada. “Apa ini akan terus menjadi beban kita. Makanya perlu dirubah dan perlu kita berubah agar persoalan ini tidak berlarut-larut,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pilkada Labuhanbatu Telah Berakhir, Diduga KTP Ganda Mulai Terbongkar

“Jika seperti ini menunjukkan kalau kita tidak cerdas. Karena memang tak ada solusi harusnya ada jalan keluar. Maka dari itu mari kita benahi,” sambung Bupati Akmal lagi.

Baca juga: Lubang di Badan Jalan Kawasan Susoh Ancam Pengguna

Rekomendasi BPKP dalam beberapa tahun terakhir, tambah Akmal, tidak selesai-selesai hanyalah masalah aset. Seolah-olah terkesan lamban, maka dengan hadirnya BPKP hari ini menjadi kesempatan untuk mencari solusi.

“Semoga kegiatan Bintek ini menjadi tempat untuk mencapai yang lebih baik agar sama-sama kita didiskusikan caranya,” demikian Akmal

BACA JUGA:  Angka Stunting Beberapa Kabupaten Sentuh 40%, Edy Minta Ditangani Serius

Amatan dilapangkan, acara itu juga dihadiri Wakil Bupati Abdya Muslizar MT, Sekda Abdya Drs Thamren, para Kepala SKPK dan peserta bintek dari masing-masing perwakilan SKPK yang akan mengikuti selama tiga hari berturut-turut.

Disamping masalah aset, kegiatan itu juga membahas mengenai resiko yang akan dihadapi dalam perencanaan dan sistem pengendalian di birokrasi pemerintah.

Kepala Perwakilan BPKP Aceh Indra Khaira Jaya memaparkan kepada peserta tentang bagaimana membuat sebuah kesejahteraan yang merupakan program dari pemerintah itu sendiri. Kemudian juga mengenai bagaimana perencanaan yang sesuai dengan implementasi dalam kehidupan di masyarakat. (ZAL)

Komentar

News Feed