oleh

Masjid Taqwa Muhammadiyah Jadi Mesjid Alternatif Bagi Jamaah Belum Pasif Bahasa Daerah

Di Kabupaten Bireuen terdapat ratusan mesjid yang tersebar di desa desa dalam kabupaten setempat. Dari ratusan mesjid itu ada pula mesjid yang dibangun dan dikelola oleh Persyarikatan Muhammadiyah.

Tiga mesjid itu adalah Masjid Taqwa Muhammadiyah Bireuen, di Gampong (desa) Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang. Masjid Taqwa Muhammadiyah Juli, di Gampong Juli Keudee Dua, Kecamatan Juli, dan Masjid Taqwa Muhammadiyah Peusangan, di Gampong Pantee Lhong, Kecamatan Peusangan.

Amatan Realitas, Masjid Muhammadiyah selalu dipadati para jamaah. Tidak saja untuk salah jumat, tetapi Masjid Taqwa Muhammadiyah di Kabupaten Bireuen selalu banyak dengan jamaah salat lima waktu lainnya.

Imam dan khatib di tiga Masjid Taqwa Muhammadiyah di Kabupaten Bireuen menurut amatan Realitas umumnya dari kalangan muda. Sebagian dari mereka adalah dari kalangan penghafal alquran.

BACA JUGA:  DPRD Medan Paripurna Ranperda Rumah Potong Hewan

Beberapa jamaah yang ditanya Realitas tentang alasan memilih Masjid Taqwa Muhammadiyah untuk tempat melaksanakan salat jumat, mengaku tertarik dengan khutbah.Sebut jamaah tersebut, di Masjid Taqwa Muhammadiyah, khutbah disampaikan dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan isi khutbah pun tidak bertele-tele sehingga mudah dimengerti.

“Bagi jamaah seperti saya ini yang belum lancar bahasa daerah, Masjid Taqwa Muhammadiyah menjadi mesjid alternatif,”ujar seorang pejabat yang belum lama bertugas di Bireuen.

Seorang jamaah lainnya, mengaku salat jumat di Masjid Taqwa Muhammadiyah, karena mesjid itu masuk katagori mesjid “ramah anak-anak”.

BACA JUGA:  Sambut Ramadhan 1442 H Keluarga Besar Disporasu Laksanakan Silaturahmi

“Di Masjid Taqwa ini bisa mengikutsertakan anak anak. Mereka bisa salat di samping kita orangtuanya,”sebut pria usia lima puluhan tahun.

Amatan Realitas, pada jumat (19/2/2021) Masjid Taqwa Muhammadiyah Bireuen, di Gampong Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang terlihat dipenuhi jamaah. Bukan saja dari kalangan dewasa, namun sebagiannya adalah jamaah yang masih di bawah umur.

Pada jumat itu bertindak sebagai khatib, Ustaz Dr. Syafrizal July. Dalam khutbahnya, ustaz lulusan negara timur tengah itu menguraikan tentang wasiat Nabi Muhammad SAW kepada seorang sahabat yaitu Abu Hurairah.

Sebut Ustaz Syafrizal July, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mewasiatkan agar berpuasa selama tiga hari pada setiap bulan di luar Ramadan. Selain itu juga mengerjakan salat dhuha dua rakaat, dan melakukan salat witir sebelum tidur.

BACA JUGA:  Sejumlah 560 Warga Binaan Lapas Klas IIA Siantar Terdaftar Sebagai DPT

“Apabila ini bisa kita jaga, mudah mudahan kita semua akan dimasukkan ke dalam surga tinggi oleh Allah,”sebut Syafrizal July.

Sementara di Masjid Taqwa Muhammadiyah Juli, jumat (19/2/2021), bertindak sebagai khatib yaitu Ustaz Rizky Juli. Khatib yang juga kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen mengajak jamaah jumat untuk berinfak.

Di Masjid Taqwa Muhammadiyah Peusangan menurut sumber Realitas juga dipadati oleh jamaah yang datang dari desa desa sekitar mesjid. Bertindak sebagai khatib adalah Ustaz Surya Hanafiah MA. (AJ)

Komentar

News Feed