BATANG – realitasonline.id | PT Nestle Indonesia, bangun Pabrik baru di Batang Jawa Tengah, yakni di desa Wonosegoro, Kecamatan Bandar kabupaten Batang.
Pembangunan Pabrik baru itu ditandai dengan peletakan batu pertama yang dihadiri Bupati Batang Wihaji, Dandim 0736/ Letkol Arh Yan Eka Putra Bersama Forkopimda Batang, Kamis (20/5/2021)
Peletakan baru pertama pembangunan pabrik baru itu juga disaksikan secara virtual oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi Republik Indonesia Bahlil Lahadalia, Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta Presiden Direktur Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar.
Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar, menyampaikan, meskipun terjadi pandemi Covid-19, kami optimis melihat peluang pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia. Dan kami melakukan investasi pabrik baru dan peningkatan kapasitas pabrik kami yang ada.
“Ini merupakan bukti komitmen jangka panjang kami untuk berinvestasi di Indonesia. Dengan fokus untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja, menggunakan sebanyak mungkin bahan baku lokal, dan menghasilkan produk makanan dan minuman berkualitas tinggi, bergizi, sehat, aman dan lezat bagi konsumen kami. Serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia,” kata Ganesan Ampalavanar.
Baca Juga: Curi Perhiasan, ART Bersama Pacarnya Diringkus Satreskrim Polresta Banyumas
Baca Juga: Wali Kota Bobby Ingin Kota Medan Jadi Market UMKM
Pabrik baru PT. Nestle dibangun diatas tanah seluas 20 Hektar. Nantinya, akan memproduksi produk susu cair BEAR BRAND dan minuman siap konsumsi MILO juga NESCAFÉ. Pabrik baru ini juga akan menciptakan sekitar 200 kesempatan kerja baru, serta membuka kesempatan usaha baru di bidang pengembangan peternakan sapi perah bagi komunitas peternak.
PT.Nestlé Bandar Raya yang terletak di Kawasan Industri Batang Industrial Park ini akan siap berproduksi komersial pada 2023 dan akan menerapkan teknologi mutakhir guna memastikan standar operasional tertinggi yang ramah lingkungan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kami mengapresiasi keputusan PT Nestlé Indonesia yang menginvestasikan USD 220 Juta untuk pembangunan pabrik baru Bandar Raya, Batang. Di samping investasi sebesar USD 100 Juta yang telah dilakukan PT Nestlé Indonesia di Tahun 2019 untuk perluasan kapasitas tiga pabrik Nestlé yang telah diselesaikan pada 2020.
“Investasi ini memperkuat kehadiran dan komitmen PT Nestlé di Indonesia, yang didukung oleh iklim investasi yang kondusif yang diciptakan Pemerintah.” ujar Luhut Binsar Pandjaitan. (PNKB/KYD)












Komentar