Yogyakarta, Indonesia – Kementerian Luar Negeri telah menyelenggarakan dialog dan jaring masukan dengan sejumlah aktor kemanusiaan Pemerintah dan non-pemerintah di tingkat nasional dan daerah (31/03/2021). Kegiatan dilaksanakan sebagai tahapan awal pembahasan modalitas Regional Conference on Humanitarian Assistance yang akan diselenggarakan Kementerian Luar Negeri pada paruh kedua tahun 2021.
Dilansir dari situs kemlu.go.id, “Upaya mendorong adanya bantuan kemanusiaan yang efektif di tingkat global, regional, nasional, dan sub-nasional tetap menjadi prioritas diplomasi kemanusiaan Indonesia” Kata Achsanul Habib, Direktur HAM dan Kemanusiaan dalam pembukaan dialog multi-stakeholders untuk Regional Conference on Humanitarian Assistance 2021.
Dalam pertemuan, ia juga menjelaskan bahwa Kementerian Luar Negeri tengah menjajaki untuk mengangkat isu penguatan kapasitas aktor kemanusiaan di tingkat nasional dan lokal sebagai tema besar Regional Conference 2021. Rencana ini disambut baik dan diapresiasi oleh seluruh peserta dialog. Hal ini terutama mempertimbangkan kemajuan capaian dan pengalaman Indonesia dalam pengutamaan peran aktor lokal dalam implementasi bantuan kemanusiaan.
“Dalam respon bencana, Indonesia telah memiliki banyak capaian di tingkat komunitas dan individu. Salah satunya adalah program Taruna Siaga Bencana (TAGANA), yang telah menghasilkan 39.004 personil respon cepat untuk krisis kemanusiaan di seluruh Indonesia” disampaikan Susi Tanjung, Kepala Bagian Kerja Sama Internasional Kementerian Sosial.
Pemilihan topik tersebut dipandang sesuai dengan kepentingan Indonesia dalam menguatkan kapasitas dan skill aktor kemanusiaan di seluruh wilayah Indonesia. Surya Rahma, Direktur Eksekutif Humanitarian Forum Indonesia menekankan bahwa salah satu kebutuhan aktor kemanusiaan Indonesia saat ini adalah peningkatan dan standarisasi skill aktor kemanusiaan Indonesia agar dapat bersaing di tingkat internasional
Regional Conference on Humanitarian Assistance merupakan salah satu flagship programme diplomasi kemanusiaan Indonesia, yang sebelumnya telah diselenggarakan tahun 2019. Regional Conference dimaksud merupakan pertemuan pertama di tingkat Kawasan Asia Tenggara yang state-led dan dilaksanakan dalam trek diplomasi 1,5 mengkolaborasikan aktor kemanusiaan Pemerintah dan non-Pemerintah.
Guna persiapan Regional Conference on Humanitarian Assistance 2021, Direktorat HAM dan Kemanusiaan menyelenggarakan serangkaian kegiatan dialog dengan multistakeholders di bidang kemanusiaan, termasuk dialog dengan kelompok akademisi dan lembaga swadaya kemanusiaan di Yogyakarta pada tanggal 31 Maret 2021. (*/cr2)












Komentar