oleh

Inkai Sumut Gelar Donor Darah

“Kegiatan sosial donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan ini bukan hanya diikuti para karateka Inkai, tapi masyarakat umum juga diperbolehkan mendonorkan darahnya,” kata Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Helty Sosilo, di sela-sela kegiatan tersebut.

Didampingi panitia lainnya yakni Delfinus Rumahorbo dan Erwin Kamarullah Siregar, Helty mengatakan, kegiatan donor darah ini diselenggarakan oleh seluruh Pengprov Inkai se-Indonesia. Namun, waktunya berbeda-beda.

“Sebenarnya HUT Inkai yakni tanggal 15 April 2021, tetapi waktunya bertepatan saat bulan puasa Ramadhan 1442 H. Sehingga pelaksanaannya di Sumut kita percepat yakni Sabtu (20/3), sehingga ummat Islam yang melaksanakan puasa nantinya tidak terganggu,” jelasnya.

BACA JUGA:  Partai Demokrat Ingin Pastikan Demokrasi Berjalan di Pilkada Medan

Seperti diketahui, Perguruan Karate Inkai berdiri tanggal 15 April 1971, sehingga tahun 2021 ini telah berusia 50 yahun. “Inkai merupakan salah satu perguruan karate tertua di Indonesia. Bahkan telah banyak melahirkan karateka-karateka handal yang bukan hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi bahkan di tingkat internasional,” ungkapnya.

Menurut Helty Sosilo, Inkai Sumut sendiri telah banyak melahirkan karateka-karateka berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, diantaranya Nilawati Daud, Mardiah Nasution, Indah Mogia Angkat, Dedi Irwansyah, Serunita Sukatendal dan lainnya. Bahkan untuk PON 2021 di Papua, tiga karateka Inkai Sumut yakni Desynta Banurea, Widodo dan Gusti Bayu memperkuat kontingan Sumut. Desynta Banurea sendiri saat ini berada di Pelatnas yang dipersiapkan memperkuat tim karate Indonesia menghadapi SEA Games mendatang.

BACA JUGA:  Bupati Asahan Ucapkan Selamat Pada Kartini Peraih Penghargaan

Dikatakan, kegiatan donor darah ini bertujuan untuk membantu saudara-saudara kita yng saat ini sedang membutuh darah. Apalagi PMI masih sangat kekurang stok darah.

“Kegiatan sosial donor darah ini merupakan kepedulian karateka Inkai Sumut terhadap saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan tambahan darah,” ujarnya.

Kegiatan donor darah ini tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai ditetapkan pemerintah, dimana semua pendonor sebelum diambil darahnya terlebih dahulu diperiksa kesehatannya dan dianjurkan tetap memakai masker. (KIM)

Komentar

News Feed