Peristiwa bencana alam puting beliung terjadi Senin(8/3)sore bersamaan hujan deras mengguyur kedua wilayah kecamatan bertengga di Tapanuli Utara itu.
Sebanyak 52 rumah penduduk di dua desa kecamatan Tarutung yakni Desa Parbubu Pea dan Desa Hutatoruan I mengalami rusak berat, sedang dan rusak ringan atau pastinya sebanyak 25 unit rumah di Desa Parbubu Pea dan 27 unit rumah rusak di Desa Hutatoruan I.
Peristiwa serupa juga terjadi di Kecamatan Siatasbarita merusak rumah warga sebanyak 49 unit, ujar Bonggas Pasaribu kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara kepada wartawan.
Bonggas merinci untuk Kecamatan Siatas Barita, di Desa Enda Portibi , 3 unit rumah rusak diantaranya 2 rusak berat dan 1 rusak ringan.
Di Desa Lumban Siagian Jae sebanyak 6 unit rumah, rusak berat 1 unit rumah dan rusak ringan sebanyak 5 unit rumah.
Masih dikecamatan Siatasbarita tepatnya di Desa Si Raja Hutagalung dicatat ada 40 unit rumah yang rusak akibat puting beliung diantaranya rusak berat 5 unit dan kondisi rusak ringan sebanyak 35 rumah .Selain itu 1 unit jembatan rambing mengalami rusak ringan, ” papar Bonggas masih kepada wartawan.
Atas kejadian ini, sebut Bonggas untuk saat ini belum ada didirikan posko pengungsian dan dapur umum. Para warga yang menjadi korban memilih mengungsi di rumah keluarga.
Untuk sementara kerugian materil atas peristiwa itu masih proses pendataan. Beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa bencana alam puting beliung baik dikecamatan Tarutung maupun dikecamatan Siatasbarita ,ujar Kepala BPBD Taput. (MN)












Komentar